Manga terbaru dari Shonen Jump yang mendekati babak akhir dikabarkan menyuguhkan urutan aksi yang sangat tidak biasa.
Sebagian besar serial aksi konvensional umumnya menampilkan kekuatan protagonis yang bersatu dengan orang lain untuk melawan kejahatan.
Namun, hal tersebut berbeda dengan serial Sakamoto Days yang kini sedang menampilkan pertempuran penutupnya. Pertarungan terakhir ini menghadirkan benturan identitas antara kepribadian lama Sakamoto melawan dirinya sendiri.
Karya buatan Yuto Suzuki ini menyoroti kemampuan Sakamoto yang mampu beradaptasi dengan situasi apa pun di sekitarnya.
Karakter tersebut tidak bergantung pada satu senjata spesifik dan sanggup mengubah benda sehari-hari menjadi keunggulan.
Bab terbaru cerita ini memperlihatkan latar tempat sebuah set rumah yang sangat cocok dengan identitas Sakamoto sebagai seorang kepala keluarga.
Karakter tersebut bahkan menggunakan elemen rumah tangga seperti gantungan baju di kepalanya saat bertarung.
Bab bertajuk The Strongest Papa tersebut menonjolkan tekad kuat Sakamoto sebagai seorang ayah.
Narasi berorientasi keluarga inilah yang membuat akhir cerita serta klimaks aksi Sakamoto Days terasa berbeda dari manga shonen lainnya.