Restrukturisasi di Hello Sunshine membuat sekitar separuh staf perusahaan itu dilepas, menurut laporan Variety yang dikutip CNN Indonesia pada Oktober 2026.
Dari total karyawan perusahaan, sekitar 50 orang kehilangan pekerjaan dan sekitar 50 orang bertahan. Perusahaan produksi yang didirikan Reese Witherspoon itu menyebut langkah tersebut sebagai perampingan dan perubahan cara beroperasi, bukan pengurangan ambisi.
Efisiensi Lewat AI
Arah barunya adalah organisasi yang lebih ramping dengan produktivitas lebih tinggi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan yang diperluas dalam operasional. Proyek tetap berjalan: dua proyek dilaporkan sedang diproduksi, dan tiga proyek lain direncanakan rilis pada 2027.
Kabar Mengejutkan bagi Sang Pendiri
Witherspoon dilaporkan terkejut oleh pemangkasan itu, dengan perwakilannya menyebut ia tidak diberi tahu sebelumnya dan tidak mengetahui alasan pemilik mengambil langkah tersebut. Padahal Witherspoon masih memegang saham mayoritas Hello Sunshine, sedangkan Blackstone memegang saham minoritas setelah menginvestasikan sekitar US$900 juta pada 2021. Pada 2024, Blackstone dan Candle Media dilaporkan sempat menjajaki penjualan perusahaan dengan valuasi sekitar US$2 miliar.
Profil Singkat Witherspoon
Witherspoon lahir di New Orleans pada 22 Maret 1976. Film pertamanya adalah The Man in the Moon (1991), dan ia meraih Oscar lewat Walk the Line (2005) dari total tiga nominasi. Ia juga membintangi Cruel Intentions (1999), Legally Blonde (2001), Sweet Home Alabama (2002), Four Christmases (2008), dan Wild (2014), serta memproduseri antara lain Gone Girl (2014) dan Wild (2014).