Hulk adalah ikon Marvel yang lahir dari ledakan bom gamma yang menimpa Bruce Banner. Namun, gamma juga menciptakan sejumlah hero lain yang tak kalah menarik.
Beberapa karakter berikut mendapat kekuatan dari radiasi gamma dan memilih menjadi pahlawan, bukan monster perusak.
Lyra
Lyra adalah putri hasil rekayasa genetika dari DNA Hulk dan pejuang super Thundra di masa depan Bumi-8009.
Dibesarkan sebagai tentara di United Sisterhood Republic, Lyra mewarisi kulit hijau dan kekuatan gamma ayahnya.
Untuk mencegah amukan seperti Hulk, para insinyur membuat kekuatannya justru menurun saat ia semakin marah.
Lyra tetap seorang pejuang yang mampu mengangkat 100 ton. Ia kemudian menjadi murid She-Hulk dan bergabung dengan A.
R. M.
O. R.
, Defenders, serta Avengers Academy.
American Kaiju
Todd Ziller alias American Kaiju adalah karakter unik Marvel yang menyerupai Godzilla dengan patriotisme berlebihan terhadap Amerika Serikat.
Dalam upaya menciptakan ulang Serum Super Soldier, Angkatan Darat AS menyuntikkan serum eksperimental berisi formula Lizard, hormon pertumbuhan mutan, Partikel Pym, dan radiasi gamma.
Ziller berubah menjadi reptil setinggi 650 kaki, tetapi tetap mempertahankan kecerdasan manusia dan bisa berubah sesuai kehendak.
Dengan tato bendera Amerika raksasa dan auman yang terdengar seperti meneriakkan "USA", American Kaiju adalah agen setia pemerintah AS yang bisa menjadi anti-hero tak terduga.
Weapon H
Weapon H adalah hasil puncak Program Weapon X yang berusaha menciptakan tentara super.
Mantan tentara bayaran Clayton Cortez diculik dan dijadikan eksperimen setelah menolak membunuh warga sipil.
Dengan DNA Wolverine dan Hulk serta tulang adamantium, Cortez menjelma menjadi Weapon H yang memiliki kekuatan Hulk dan cakar Wolverine.
Ia juga bisa meniru kekuatan gamma mutate lain seperti Red Hulk dan Harpy. Setelah kabur, Weapon H kembali ke keluarganya dan menjadi anggota War Avengers serta Savage Avengers.