⌂ Beranda › News › The Odyssey Versi Sci-Fi Epik Muncul Setelah Film Christopher Nolan
News

The Odyssey Versi Sci-Fi Epik Muncul Setelah Film Christopher Nolan

Ilustrasi seni komik sci-fi epik The Odyssey
A A Ukuran Teks16px

Musim panas ini menjadi rekor box office, sebagian besar berkat film Christopher Nolan yang terinspirasi dari The Odyssey.

Film ini tidak hanya mendefinisikan ulang sinema, tetapi juga menyoroti kedalaman karya klasik Homer.

Bertahun-tahun sebelum Nolan merilis karyanya yang fenomenal, The Odyssey telah mendapatkan interpretasi fiksi ilmiah yang unik dalam bentuk buku komik.

Visualnya yang memukau mengingatkan pada skala epik film layar lebar.

ODY-C: Interpretasi Sci-Fi dari The Odyssey

Seri komik ODY-C, yang pertama kali muncul lebih dari satu dekade lalu, kembali menjadi sorotan. Seri ini menawarkan pandangan gender-bent dan psikedelik dari kisah epik Homer.

Ditulis oleh Matt Fraction dengan seni oleh Christian Ward, ODY-C diterbitkan oleh Image Comics mulai 26 November 2014.

Seri 12 bagian ini menampilkan Odyssia sang Juara Cerdik dan rekan-rekannya dalam perjalanan pulang setelah perang galaksi selama seratus tahun.

Seni dalam ODY-C dipuji karena keunikannya yang sesuai dengan cerita yang sureal dan berskala besar.

Penggambaran yang terkadang mengerikan dan membingungkan berhasil memukau pembaca, bahkan jika mereka sudah familiar dengan alur cerita The Odyssey.

Meskipun alur cerita Odyssia untuk keluar dari sarang Cyclops sudah diketahui, cara penyajiannya dalam ODY-C tetap memberikan antisipasi yang nyata.

Gaya penulisan Fraction dan visual Ward menciptakan dunia luar angkasa yang penuh bahaya.

Seri ODY-C, yang diterbitkan pada tahun 2014, kini tersedia bagi para penggemar The Odyssey.

Ketersediaannya kembali menarik minat pembaca, seiring dengan popularitas film terbaru yang terinspirasi dari epik Homer.

Baik film The Odyssey karya Christopher Nolan maupun seri komik ODY-C menawarkan pengalaman unik yang membawa penonton dan pembaca pada perjalanan tak terduga.

Keduanya berhasil mencapai tujuan yang sama: memberikan interpretasi segar dari karya klasik yang abadi.

📰 Update Terbaru