Grand Theft Auto 6 (GTA 6) diprediksi menjadi salah satu rilis game terbesar dan paling dinanti pada tahun 2026.
Namun, game ini juga akan menjadi salah satu yang termahal, dengan harga yang diperkirakan mencapai $80 hingga $100.
>>> Peringkat Penjahat Batman: Caped Crusader Musim 2: Siapa yang Terbaik dan Terburuk?
Terbaru, Rockstar Games mengumumkan kolaborasi dengan Netflix untuk menampilkan pratinjau game yang diperpanjang.
Pengumuman ini kembali memicu kekecewaan di kalangan penggemar, yang sebelumnya telah kecewa dengan pembatasan konten pada edisi-edisi berbeda dan keputusan untuk tidak merilis versi fisik.
Pratinjau Eksklusif di Netflix
Pratinjau GTA 6 yang diperpanjang akan tayang perdana secara eksklusif di Netflix pada 27 Agustus 2026, pukul 15.00 ET.
Ini menandai kemungkinan tampilan pertama gameplay GTA 6 bagi para pemain.
Masalah utama dari pengumuman ini adalah tidak semua orang memiliki langganan Netflix, terutama mengingat pembatasan akses di berbagai negara.
Meskipun Rockstar mengonfirmasi bahwa konten yang sama akan tersedia di kanal YouTube mereka pada pukul 21.00 ET di hari yang sama, jendela pratinjau enam jam lebih awal ini dianggap tidak perlu.
Langkah ini terasa seperti menjadikan pratinjau GTA 6 sebagai acara bayar-per-tayang, memaksa pemain untuk membuat akun Netflix demi mendapatkan informasi lebih awal.
Pembatasan ini dinilai hanya bertujuan untuk menambah keuntungan bagi Rockstar dan Netflix, padahal GTA 6 diperkirakan akan menghasilkan miliaran dolar.
>>> Battlestar Galactica: Masterpiece Sci-Fi Gelap yang Bangkitkan Genre di Abad ke-21
Kolaborasi ini juga menunjukkan bagaimana Netflix berupaya memanfaatkan popularitas GTA 6 untuk keuntungan mereka, dengan Rockstar yang dengan senang hati menerima kesepakatan tersebut.
Biaya Tambahan dan Dampak pada Penggemar
Jika pemain ingin berlangganan Netflix untuk pratinjau tanpa iklan, biaya bulanan standar adalah $19,99.
Jika digabungkan dengan harga game $80-100, total biaya yang dikeluarkan pemain bisa mencapai $100-120. Angka ini cukup untuk membeli dua game AAA lainnya di generasi konsol saat ini.
Pendekatan yang berorientasi pada keuntungan ini dianggap semakin mengasingkan audiens GTA 6.
Keputusan untuk membatasi akses ke detail game tanpa pembayaran tambahan ini memberikan citra yang buruk bagi game tersebut.
Laporan dari mantan karyawan Rockstar juga mengungkap adanya budaya kerja keras (crunch) dengan jam kerja yang sangat panjang selama produksi GTA 6.
Pembatasan akses pratinjau ke Netflix dianggap mengurangi apresiasi terhadap upaya para pengembang di balik layar, demi keuntungan finansial semata.
Praktik keserakahan ini mencerminkan tren yang lebih luas dalam industri game, di mana game fisik semakin menghilang, terjadi PHK massal, dan harga game terus meningkat.
>>> 10 Dunia Fantasi Paling Mengagumkan dalam Film
Strategi pemasaran GTA 6 ini menjadi contoh lain dari apa yang mungkin terjadi pada gaming "AAAA" di masa depan.