⌂ Beranda News Nintendo Rage-Bait Penggemar Fire Emblem dengan Hero Baru yang Kontroversial

Nintendo Rage-Bait Penggemar Fire Emblem dengan Hero Baru yang Kontroversial

Nintendo Rage-Bait Penggemar Fire Emblem dengan Hero Baru yang Kontroversial
A A Ukuran Teks16px

Nintendo kembali memicu perdebatan di kalangan penggemar Fire Emblem.

Lewat presentasi Nintendo Direct pada 4 Agustus, mereka mengungkap 'protagonis sejati' dari game terbaru mereka, Fire Emblem: Fortune's Weave.

>>> Adaptasi Pertama The Mad Monk di Batman: Caped Crusader Tuai Kekecewaan

Game yang akan rilis pada 17 September ini sebenarnya sudah dinanti. Namun, pengungkapan karakter utamanya justru menuai kritik.

Pengungkapan yang Mengecewakan

Sebelumnya, trailer pertama hanya menampilkan Cai, karakter yang dianggap sebagai protagonis. Banyak penggemar berspekulasi bahwa Cai akan menjadi protagonis kulit hitam pertama dalam sejarah Fire Emblem.

Kegembiraan semakin memuncak ketika terungkap bahwa tiga dari empat karakter utama, yaitu Cai, Leda, dan Theodora, adalah orang kulit berwarna.

Ini merupakan momen yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk franchise ini.

Namun, dalam presentasi Direct, terungkap bahwa 'protagonis sejati' dan avatar pemain sebenarnya adalah Eshmel, karakter yang mengenakan pakaian putih dan berkulit putih.

Konsep Eshmel sebenarnya menarik: malaikat penjelajah waktu yang mengubah nasib empat pahlawan untuk merekrut mereka melawan Dewa Iblis, Belor.

Pemain bisa memilih gender Eshmel, tetapi penampilannya sebagai karakter kulit putih sudah pasti.

Reaksi Penggemar

Banyak penggemar kecewa dengan keputusan ini.

Seorang pengguna X mengeluh, 'Menggunakan pria kulit hitam di semua trailer dan pemasaran, hanya untuk menipu kita dengan protagonis sepucat mungkin dan menyebutnya protagonis sejati.'

>>> 99 Nights in the Forest: Game Horor Survival Roblox yang Sukses Besar

Yang lain menambahkan, 'Nintendo benar-benar memancing emosi.

Mereka membuat kita percaya akan ada protagonis kulit hitam pertama, lalu berkata, tidak, ini Whiteatron 3000 yang dipilih Tuhan untuk menyelamatkan dunia.'

Kekecewaan ini tidak hanya soal representasi. Banyak yang merasa Eshmel hanyalah karakter self-insert lain tanpa kepribadian kuat, seperti avatar-avatar sebelumnya.

Meski begitu, beberapa penggemar melihat potensi.

Penampilan 'malaikat' dan kemampuan perjalanan waktu mungkin bisa membenarkan sikapnya yang datar, membuatnya terasa seperti pelindung ilahi yang membimbing dunia.

Namun, konsep ini justru memperkuat kesan bahwa para pahlawan yang sebagian besar berkulit hitam membutuhkan 'penyelamat putih' untuk menyelamatkan mereka.

Terlepas dari kontroversi, Fire Emblem: Fortune's Weave tetap terlihat seperti entri yang sangat baik dalam franchise TRPG terhebat sepanjang masa.

Ada penambahan menarik seperti dungeon yang bisa dijelajahi, mekanik perjalanan waktu, dan bahkan pengenalan senjata api.

Penggemar mungkin merasa kecewa dengan cara Nintendo memasarkan karakter-karakter ini. Namun, ini belum cukup untuk mencoret game tersebut, karena kemungkinan besar akan menjadi klasik instan lainnya.

>>> McDonald's Jepang Luncurkan Mainan Happy Meal Pokémon Edisi 30 Tahun

Pertanyaannya, seberapa sengaja Nintendo memancing kemarahan penggemar dengan pemasaran yang membingungkan ini? Fire Emblem: Fortune's Weave akan dirilis eksklusif untuk Nintendo Switch 2 pada 17 September.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru