Disney telah banyak berinvestasi dalam adaptasi film animasi menjadi live-action, namun hasilnya beragam.
Beberapa sukses besar seperti Aladdin, sementara yang lain mengecewakan baik dari segi kritik maupun box office, seperti Moana baru-baru ini.
>>> Target Rusak Kemasan Pokemon untuk Lawan Penimbun, Kolektor Kecewa
Kegagalan Moana menunjukkan bahwa remake mungkin terlalu dini dilakukan. Ke depannya, Disney sebaiknya tidak merilis remake terlalu cepat setelah film aslinya.
Selain itu, remake tidak harus menjadi salinan shot-for-shot.
Fokus seharusnya pada film-film animasi yang kurang dianggap sebagai 'klasik sejati', bukan mencoba menyaingi kesuksesan The Lion King atau Beauty and the Beast.
Disney sebaiknya mengangkat kembali film-film animasi yang kurang dikenal atau menjadi 'hidden gem' untuk dijadikan versi baru.
Atlantis: The Lost Empire (2001)
Adaptasi live-action dari Atlantis: The Lost Empire berpotensi menggunakan CGI untuk menghidupkan kota bawah laut yang fantastis.
Film ini merupakan 'hidden gem' yang memungkinkan remake berdiri sendiri tanpa beban perbandingan dengan karya yang sudah sangat melegenda.
Pendekatan seperti Pirates of the Caribbean bisa diterapkan, menawarkan petualangan besar di dunia fantasi. Namun, gaya animasi Atlantis yang unik memerlukan sutradara visioner untuk direplikasi dalam format live-action.
The Hunchback Of Notre Dame (1996)
Film dari era Disney Renaissance ini diadaptasi dari cerita klasik dan memiliki nuansa yang lebih gelap, cocok untuk format live-action, terutama dengan latar belakang Katedral Notre Dame.
Elemen seperti karakter gargoyle bisa ditingkatkan, memperkaya apa yang sudah ada tanpa sekadar konversi.
Musik memegang peranan penting, dan jika para aktor mampu menyanyikan lagu-lagunya dengan baik, remake ini bisa menjadi sangat istimewa.
The Black Cauldron (1985)
>>> Peringkat Film Live-Action Spider-Man: Dari yang Terbaik Hingga Terburuk
Hampir seluruh aspek The Black Cauldron sangat potensial untuk adaptasi live-action.
Cerita tentang seorang anak petani yang berusaha menghancurkan kuali legendaris dan mengalahkan Horned King ini sempat membuat orang tua khawatir pada era 80-an.