Target dilaporkan menerapkan strategi unik untuk memerangi penimbun kartu Pokemon. Karyawan toko kini merobek segel plastik pada produk sebelum menaruhnya di rak.
Langkah ini bertujuan mengurangi daya tarik produk bagi para penimbun yang berniat menjual kembali dengan harga tinggi.
>>> Peringkat Film Live-Action Spider-Man: Dari yang Terbaik Hingga Terburuk
Penimbun seringkali mencari produk dalam kondisi sempurna untuk dijual sebagai 'mint in box'.
Foto dan video yang beredar menunjukkan banyak produk Pokemon dengan robekan pada kemasan plastiknya. Taktik ini diharapkan dapat menghalangi pembelian dalam jumlah besar oleh spekulan.
Reaksi Beragam dari Komunitas
Namun, metode ini tidak disambut baik oleh semua pihak. Sebagian kolektor menganggap tindakan Target mengganggu integritas produk yang seharusnya dijual tersegel utuh.
>>> Drama Kriminal 'Oz' Temukan Audiens Baru 29 Tahun Kemudian
Di sisi lain, ada pula yang mendukung langkah ini. Mereka berpendapat bahwa mayoritas kolektor sejati tidak terlalu memedulikan kondisi kemasan luar selama isi produknya baik.
Perlu dicatat bahwa ini adalah taktik di tingkat toko, bukan kebijakan resmi perusahaan. Penerapannya pun bervariasi antar lokasi Target, menimbulkan ketidakpastian bagi pembeli.
Tingginya permintaan kartu Pokemon dalam beberapa tahun terakhir telah memicu maraknya penimbunan. Produk populer seringkali habis terjual dalam sekejap, lalu muncul kembali di pasar sekunder dengan harga melambung.
>>> 5 Karakter Friday the 13th yang Wajib Kembali, Termasuk yang Lukai Jason
Tindakan Target ini merupakan respons terhadap masalah tersebut, meskipun beberapa pihak membandingkannya dengan solusi teknologi yang telah dicoba di Jepang, seperti pengenalan wajah.