Tiga puluh dua tahun lalu, sebuah film superhero komedi yang diadaptasi dari komik Dark Horse meledak di box office.
The Mask (1994) menjadi fenomena berkat penampilan Jim Carrey yang ikonik.
>>> 22 Tahun Lalu, Thriller Psikologis dengan 3 Pemenang Oscar Rilis, Twist-nya Masih Diperdebatkan
Kini, para bintangnya masih menyuarakan keinginan untuk kembali dalam sekuel yang sesungguhnya. Jim Carrey dan Cameron Diaz sama-sama menyatakan minat untuk melanjutkan kisah Stanley Ipkiss dan Tina Carlyle.
Dari Komik Horor ke Komedi Laris
Komik The Mask pertama kali terbit pada 1991 melalui Dark Horse Comics. Kisahnya lebih gelap dan penuh kekerasan, berbeda jauh dengan versi film yang ringan.
Film memilih pendekatan slapstick dengan Jim Carrey sebagai pusat komedi.
Keputusan itu terbukti tepat: The Mask meraup lebih dari 350 juta dolar AS dari anggaran hanya 20 juta dolar.
Film ini juga menjadi debut layar lebar Cameron Diaz yang kemudian menjadi bintang besar.
Kesuksesan The Mask menempatkannya di jajaran 10 film terlaris 1994 bersama The Lion King dan Forrest Gump.
>>> 3 Film Fantasi 2005 yang Jadi Ikon Kepribadian Anak 2000-an
Mimpi Sekuel yang Belum Terwujud
Satu-satunya sekuel resmi, Son of the Mask (2005), tidak melibatkan pemeran asli dan gagal di mata kritikus maupun penggemar.
Sejak itu, wacana sekuel sejati terus bergulir.
Jim Carrey beberapa kali menyatakan ketertarikannya memerankan Stanley Ipkiss lagi. Pada Desember 2024, ia masih membuka peluang untuk kembali.
Sutradara Chuck Russell menyebut ide sekuel sebagai "gagasan yang indah".
Sementara itu, Cameron Diaz yang sempat pensiun dan kembali lewat Back in Action (2025) mengaku bersedia jika Carrey juga ikut.
>>> Marvel Rivals Hadirkan Mode PvE Ultron Baru dalam Path to Doomsday
Meski masih sekadar rumor, antusiasme para kreator menunjukkan bahwa warisan The Mask masih hidup. Karakter komik kultus ini berhasil menjadi hit besar dan terus dikenang tiga dekade kemudian.
