Tomi Adeyemi, penulis trilogi fantasi populer The Legacy of Orïsha, akhirnya angkat bicara mengenai pengalaman pahitnya di balik layar adaptasi film Children of Blood and Bone.
Dalam sebuah video yang diunggah di akun TikTok-nya, Adeyemi menggambarkan bagaimana ia meninggalkan lokasi syuting dalam kondisi hiperventilasi dan menangis.
"Saya meninggalkan set adaptasi film saya sendiri dengan hiperventilasi dan menangis, dan ada banyak saksi, jadi itu bukan rahasia," ujarnya.
Ia juga mengaku mengalami nyeri somatik parah dan serangan panik setelah kembali ke Amerika Serikat.
Adeyemi menyadari bahwa kondisinya sudah begitu buruk sehingga ia tidak akan pernah bisa menonton film tersebut.
"Saya sudah berdamai dengan itu," tambahnya.
Merasa Masih Diperlakukan Buruk di Belakang Layar
Meski tidak menyebutkan sumber spesifik, Adeyemi mengaku masih merasa "diperlakukan secara antagonis di belakang layar."
Ia menegaskan bahwa pengalaman dan gejala yang ia alami berasal dari keterlibatannya dengan film tersebut.
"Realitas itu setidaknya perlu diketahui agar kalian bisa memahami bagaimana film yang saya kerjakan untuk membuat hidup kita sedikit lebih baik ini, juga merupakan hal terburuk yang pernah saya alami," katanya.
Adeyemi menutup video dengan pernyataan tegas: "Saya tidak ingin mendengar tentang proyek ini lagi. Saya tidak peduli lagi.
Saya mencoba untuk move on."
Unggahan tersebut langsung dibanjiri dukungan dari para penggemar yang bersimpati atas penderitaan sang penulis.
Sejak awal, adaptasi film Children of Blood and Bone memang diwarnai rumor ketegangan di balik layar. Hak film semula dipegang Lucasfilm sebelum beralih ke Paramount.
Meski trailer terbaru telah dirilis dan menuai antusiasme, pengakuan Adeyemi ini menjadi sisi kelam yang tak terduga dari proyek yang dinanti-nantikan tersebut.
Rekomendasi
Awas! Sering Dijalani Pekerja Kantoran, Ini Bahaya Mager atau Sedentary Lifestyle
LINE Indonesia Luncurkan Layanan Baru, GOKS Platform Diskon untuk Mahasiswa
MGID Merevolusionerkan Penciptaan Gambar bagi Pengiklan dengan Integrasi Generatif AI
Sydney Sweeney Kehilangan Ratusan Ribu Pengikut Instagram Usai Iklan Baru
Anime Horor Psikologis Paling Mencekam Sepanjang Masa yang Wajib Disimak