⌂ Beranda News Kesalahan Fatal George Lucas di Indiana Jones Ungkap Potensi Kontroversi Sekuel Star Wars

Kesalahan Fatal George Lucas di Indiana Jones Ungkap Potensi Kontroversi Sekuel Star Wars

Kesalahan Fatal George Lucas di Indiana Jones Ungkap Potensi Kontroversi Sekuel Star Wars
Kesalahan Fatal George Lucas di Indiana Jones Ungkap Potensi Kontroversi Sekuel Star Wars
A A Ukuran Teks16px

Trilogi sekuel Star Wars yang diproduksi oleh Disney memang terbukti memecah belah para penggemarnya.

Meskipun "The Force Awakens" meraih kesuksesan komersial yang luar biasa, "The Last Jedi" menuai kritik pedas dari penggemar setia, sementara "The Rise of Skywalker" dinilai gagal memuaskan ekspektasi banyak pihak.

>>> 20 Tahun Lalu, Film Legendaris Cartoon Network 'Codename: Kids Next Door' Tayang Perdana

Banyak penggemar berpendapat bahwa George Lucas, sang pencipta saga Star Wars, seharusnya terlibat lebih dalam dalam penggarapan trilogi sekuel tersebut.

Namun, jika kita meninjau kembali keterlibatan Lucas dalam franchise besar lainnya, terutama "Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skull", pandangan ini mungkin perlu dipertimbangkan kembali.

Kesalahan Fatal dalam "Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skull"

Film "Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skull" yang dirilis pada tahun 2008 disambut dengan antusiasme tinggi, namun tak lama kemudian film ini menjadi sumber kontroversi.

Salah satu elemen yang paling banyak dikritik adalah penambahan unsur alien dalam alur cerita, yang dianggap banyak orang tidak sesuai dengan nuansa petualangan Indiana Jones yang khas.

Ternyata, ide penambahan elemen alien tersebut berasal langsung dari George Lucas.

Ia memiliki keinginan untuk mengadaptasi cerita bergaya "War of the Worlds", meskipun Harrison Ford dan Steven Spielberg awalnya merasa ragu untuk masuk ke dalam genre fiksi ilmiah murni.

Lucas berargumen bahwa latar waktu tahun 1950-an dan isu-isu seputar UFO sangat cocok dengan tema film tersebut.

Akibat perbedaan visi kreatif ini, naskah film mengalami perubahan sebanyak lima kali sebelum akhirnya disepakati untuk memasukkan makhluk dari dimensi lain.

Meskipun demikian, Ford dan Spielberg tetap menyimpan keraguan.

>>> Penerus Fullmetal Alchemist Buktikan Diri sebagai Pewaris Sejati

Hasil akhirnya pun dinilai sebagai penurunan kualitas yang signifikan dibandingkan dengan trilogi orisinalnya, sebuah nasib yang juga dialami oleh beberapa film dalam saga Star Wars.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru