Kontroversi Trilogi Prekuel Star Wars
Pandangan positif terhadap trilogi prekuel Star Wars sering kali muncul sebagai perbandingan dengan sekuel yang dirilis oleh Disney.
Padahal, film seperti "The Phantom Menace" dan "Attack of the Clones" pada awalnya menerima ulasan yang kurang memuaskan dan dianggap membosankan karena terlalu fokus pada intrik politik.
"Revenge of the Sith" menjadi pengecualian yang diterima dengan baik oleh penggemar dan kritikus.
Namun, secara keseluruhan, trilogi prekuel tersebut memecah belah penggemar karena ide-ide orisinal Lucas, seperti konsep midi-chlorian dan penggunaan efek CGI yang pada masanya dianggap kurang matang.
Karakter baru seperti Jar Jar Binks, dialog yang terasa kaku, serta perubahan nada cerita yang tidak konsisten juga menjadi sumber kritik.
Hal ini menyebabkan elemen positif seperti adegan pertarungan lightsaber yang spektakuler dan penampilan beberapa aktor menjadi kurang diperhatikan.
Melihat kembali sejarah trilogi prekuel dan kontroversi seputar "Indiana Jones", sangat mungkin bahwa penanganan trilogi sekuel Star Wars oleh Lucas sendiri akan tetap menghasilkan reaksi serupa dari para penggemar.
Bahkan perubahan yang dilakukan Lucas pada rilis ulang trilogi orisinalnya menunjukkan bagaimana keputusannya dapat memicu perdebatan di kalangan penggemar.
>>> 10 Anime Sci-Fi Raih Skor Sempurna di Rotten Tomatoes
Meskipun satu visi tunggal dapat menghasilkan sekuel yang lebih kohesif, ide-ide khas Lucas kemungkinan besar tetap akan menuai beragam tanggapan.