Marvel Studios dan Sony Pictures menutup musim panas dengan Spider-Man: Brand New Day, film keempat Tom Holland sebagai Peter Parker.
Film ke-38 di Marvel Cinematic Universe ini sudah mencatat penjualan tiket awal terkuat dalam lima tahun terakhir.
Setelah pemutaran perdana di Dolby Theatre, Los Angeles, Senin malam, para penonton langsung membagikan kesan mereka.
Salah satunya adalah Ben Kendrick dari ComicBook yang menyebut film ini sangat baik.
"Spider-Man: Brand New Day sangat bagus, dan ini salah satu film terbaik di semua tiga seri. Emosional, lucu, dan aksinya lebih baik dari sebelumnya.
Namun, kerahasiaan yang dipasarkan mungkin membuat penggemar terkejut atau kecewa karena ternyata cukup straightforward," tulis Kendrick.
Pujian untuk Kematangan dan Aksi
Kolega Kendrick, Kofi Outlaw, menekankan bahwa film ini benar-benar tentang Spider-Man di dunia MCU yang penuh karakter, dengan New York sebagai karakter utama.
Ia memuji aksi dan drama terbaik dalam waralaba Spider-Man.
Nicole Drum menyebut Brand New Day sebagai film Holland terbaik sejauh ini, dengan versi pahlawan yang paling matang dan grounded.
"Ceritanya tidak berjalan seperti yang Anda kira, dan merupakan pemeriksaan indah tentang menjadi diri sendiri," katanya.
Erik Davis dari Fandango memuji sutradara Destin Daniel Cretton yang memberikan energi ganas dan nuansa lebih dewasa dibanding trilogi sebelumnya.
Erik Voss dari New Rockstars memuji aksi, VFX, dan pewarnaan sebagai yang terbaik sejak era Raimi.
Kritik tentang Struktur Cerita
Tidak semua reaksi positif. The Holo Files menyebut film ini seperti Spider-Man 3: terlalu banyak elemen dan pacing yang tersendat.
Humor tidak selalu berhasil, dan Ned terpinggirkan. Meski Sadie Sink tampil kuat, klimaks terasa datar.
James Preston Pool dari DiscussingFilm juga mengkritik naskah yang terlalu mementingkan konektivitas MCU dan cameo daripada karakter utama.
Meski begitu, ia mengakui visual dan karakterisasi Spider-Man sangat baik.
Secara keseluruhan, konsensus awal menunjukkan Brand New Day memenangkan hati sebagian besar penonton pertama, meski ada kritik terhadap pilihan kreatif tertentu.
Rekomendasi
Awas! Sering Dijalani Pekerja Kantoran, Ini Bahaya Mager atau Sedentary Lifestyle
LINE Indonesia Luncurkan Layanan Baru, GOKS Platform Diskon untuk Mahasiswa
MGID Merevolusionerkan Penciptaan Gambar bagi Pengiklan dengan Integrasi Generatif AI
Professor Layton and the Curious Village Mendapatkan Remake Setelah 20 Tahun
Kutipan Film Tom Hanks Lebih Populer Ketimbang Fakta Asli Apollo 13