Emmy Rossum kembali ke layar kaca sebagai pemeran utama dalam serial drama kriminal baru Hulu, Furious.
Ia memerankan Alice Black, agen FBI yang menyelidiki kematian sejumlah pria kaya yang semuanya terkait dengan seorang wanita bernama Catherine.
Untuk mempersiapkan perannya, Rossum berlatih bersama agen FBI dan detektif NYPD, baik yang masih aktif maupun pensiunan.
Ia mempelajari teknik wawancara, pelatihan senjata, dan dampak psikologis dari pekerjaan tersebut.
Beban Kasus yang Tak Terpecahkan
Rossum mengaku terkesan dengan frustrasi yang dibawa oleh para agen karena kasus yang belum terpecahkan.
Seorang petugas bercerita tentang melihat tersangka setiap minggu di toko kelontong, namun tidak memiliki cukup bukti untuk menangkapnya.
"Itu sangat menyayat hati," kata Rossum.
"Mendengar kisah nyata tentang menginginkan keadilan tetapi tidak bisa mendapatkannya, namun tetap percaya suatu hari bisa melakukannya untuk orang lain, sangat menginspirasi."
Sisi Birokrasi FBI yang Jarang Tersorot
Elizabeth Meriwether, kreator Furious, menekankan pentingnya berbicara dengan perempuan di bidang penegakan hukum. Ia ingin menampilkan sisi birokrasi FBI yang sering diabaikan oleh serial televisi lain.
"Banyak orang membayangkan FBI penuh aksi, tapi kenyataannya banyak waktu dihabiskan di lift, kubikel kantor, dan pekerjaan administratif," ujar Meriwether.
"Saya tertarik mengeksplorasi sisi itu, bahkan menemukan komedi dalam momen sehari-hari."
Furious menayangkan episode baru setiap Senin di Hulu. Serial ini dibintangi Emmy Rossum, Scoot McNairy, Jake Lacy, dan Lola Petticrew.
Rekomendasi
Awas! Sering Dijalani Pekerja Kantoran, Ini Bahaya Mager atau Sedentary Lifestyle
LINE Indonesia Luncurkan Layanan Baru, GOKS Platform Diskon untuk Mahasiswa
MGID Merevolusionerkan Penciptaan Gambar bagi Pengiklan dengan Integrasi Generatif AI
5 Karakter Spider-Man yang Butuh Penyegaran Segera Termasuk Favorit MCU
Sekuel Film Cult Donnie Darko Punya Plot Hole Fatal Sejak Awal