⌂ Beranda News Game Shonen Jump Major Umumkan Akhir Layanan Setelah Kurang dari Setahun

Game Shonen Jump Major Umumkan Akhir Layanan Setelah Kurang dari Setahun

Game Shonen Jump Major Umumkan Akhir Layanan Setelah Kurang dari Setahun
Ilustrasi: Game Shonen Jump Major Umumkan Akhir Layanan Setelah Kurang dari Setahun
A A Ukuran Teks16px

Shueisha, penerbit di balik beberapa waralaba anime terbesar seperti Dragon Ball, One Piece, dan Jujutsu Kaisen, akan mengakhiri layanan untuk salah satu game mobile-nya.

Game yang dimaksud adalah "Jump+ Jumble Rush", sebuah judul yang tidak menampilkan karakter ikonik seperti Son Goku atau Monkey D.

>>> Shinichirō Watanabe Akui Kaget dengan Kritik atas Anime Terbarunya, 'Lazarus'

Luffy, melainkan karakter dari serial yang lebih baru.

Judul-judul yang dihadirkan dalam Jump+ Jumble Rush antara lain Spy x Family, Kaiju No. 8, Chainsaw Man, Dandadan, dan Hell's Paradise.

Game ini diluncurkan September lalu.

Genre dan Tanggal Akhir Layanan

Berbeda dari game pertarungan, Jumble Rush mengusung genre "Tower Defense". Sayangnya, pengumuman mengenai penghentian layanan layanan game ini datang hanya beberapa hari setelah peluncurannya.

>>> Star Trek Kembali dengan Webcomic Misteri 40 Episode di WEBTOON

Shueisha mengumumkan bahwa layanan game ini akan berakhir pada 17 September mendatang. Penjualan mata uang dalam game juga telah dihentikan, menandakan akhir dari petualangan para pemain.

Shonen Jump memiliki sejarah panjang dalam merilis game yang menyatukan karakter-karakter populer.

Salah satu yang paling dikenal adalah "Jump Force" pada tahun 2019, yang menampilkan crossover karakter dari berbagai anime Shonen Jump.

>>> Serial Spinoff Rick and Morty, President Curtis, Dipastikan Lanjut ke Musim Kedua

Meskipun demikian, Jump Force juga mengalami penghentian layanan dan dihapus dari toko digital pada tahun 2021, menunjukkan tantangan dalam mempertahankan game crossover jangka panjang.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru