⌂ Beranda News Box Office Hoppers Kurang Memuaskan, Masa Depan Pixar Dipertanyakan

Box Office Hoppers Kurang Memuaskan, Masa Depan Pixar Dipertanyakan

Box Office Hoppers Kurang Memuaskan, Masa Depan Pixar Dipertanyakan
Ilustrasi: Box Office Hoppers Kurang Memuaskan, Masa Depan Pixar Dipertanyakan
A A Ukuran Teks16px

Pixar kembali menghadapi tantangan di box office.

Film orisinal terbaru mereka, Hoppers, yang dirilis Maret lalu, hanya meraup USD 389,5 juta di seluruh dunia.

>>> Artis Dragon Ball Super Buat Kartu G Gundam Resmi

Angka tersebut berada di bawah titik impas jika dibandingkan dengan biaya produksi sebesar USD 150 juta.

Menurut The Wrap, performa Hoppers menjadi salah satu alasan gelombang PHK terbaru di Pixar.

Awal Kuat, Namun Gagal Bertahan

Hoppers sebenarnya memulai debut dengan baik.

Film ini mencatatkan akhir pekan pembukaan terbaik untuk film animasi orisinal sejak Coco pada 2017, dengan USD 45,3 juta di dalam negeri.

Film ini juga mendapat ulasan positif, dipuji karena gaya visualnya yang khas serta perpaduan antara hati dan humor.

Namun, sambutan itu tidak bertahan lama.

Hoppers dijadwalkan pada awal Maret yang relatif sepi persaingan, menghindari The Super Mario Galaxy Movie dan banjir rilis musim panas.

Sayangnya, strategi itu tidak cukup untuk menjadikannya sukses besar.

Tren Film Orisinal yang Mengkhawatirkan

Hoppers bukan kasus terisolasi. Musim panas lalu, Elio gagal di bioskop dengan pendapatan hanya USD 154,2 juta global.

Sebelumnya, Elemental memulai dengan lambat (USD 29,6 juta domestik) namun pulih berkat rekomendasi mulut ke mulut, dan akhirnya meraup USD 496,4 juta.

>>> King of the Hill Ucapkan Selamat Tinggal pada John Redcorn di Musim 15

Angka itu tergolong baik, tetapi masih di tengah-tengah standar tinggi Pixar. Sebaliknya, sekuel seperti Inside Out 2 dan Toy Story 5 menjadi mega hits.

Inside Out 2 menjadi film terlaris 2024 dengan USD 1,698 miliar global.

Kesimpulannya jelas: sekuel Pixar masih menjadi daya tarik besar, tetapi penonton tidak datang berbondong-bondong untuk judul orisinal.

Jika tren ini berlanjut, Disney bisa semakin enggan memberi lampu hijau untuk ide-ide baru dan lebih memilih waralaba yang sudah mapan.

Untungnya, untuk saat ini masih ada keseimbangan antara sekuel dan orisinal.

Incredibles 3 dan Coco 2 sedang dalam pengembangan, begitu pula konsep baru seperti Ono Ghost Market dan musikal pertama Pixar.

Namun, jika Gatto mengecewakan musim semi mendatang, film orisinal Pixar bisa semakin langka.

Pandemi kemungkinan menjadi penyebab perubahan nasib Pixar.

Disney merilis tiga film Pixar orisinal berturut-turut langsung ke Disney+ tanpa biaya tambahan, membiasakan penonton menonton di rumah.

Sekuel waralaba masih laris karena familiaritas, sementara ide orisinal dianggap lebih berisiko.

>>> Jacob Elordi Ungkap Metode Akting Ekstrem untuk Adegan Final Euphoria

Pixar belum sepenuhnya pulih dari situasi ini. Masih harus dilihat apakah film orisinal mereka bisa mencapai kesuksesan seperti Coco, The Incredibles, atau Up lagi.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru