DC Comics berhasil melampaui Marvel pada 2026 melalui langkah berani dalam mengambil risiko kreatif.
Kebangkitan Vertigo, Elseworlds yang menghidupkan kembali kisah klasik, serta Absolute line yang meraih penjualan spektakuler menjadi bukti dominasi penerbit Superman tersebut.
>>> 10 Game Sega Genesis Tersulit Sepanjang Masa, Peringkat Resmi
Keberhasilan ini tidak lepas dari kesediaan DC untuk menguji batas karakter-karakter terbesarnya seperti belum pernah terjadi sebelumnya.
Sementara itu, Marvel justru mengalami penurunan penjualan dan perlu belajar dari langkah kompetitornya.
Ekspansi Tanpa Batas
Pada 2023, DC Comics terlihat tanpa arah dengan berbagai rebrand seperti Future State dan Infinite Frontier.
Saat itu, penerbit mengandalkan soft reboot, event hampa, dan karakter baru untuk menjual komik, terutama melalui pasar spekulatif.
Varian, edisi pertama, dan penampilan perdana yang digembar-gemborkan memang laris, tetapi jarang mempertahankan minat jangka panjang.
Dark Crisis on Infinite Earths dari Joshua Williamson dan Daniel Sampere menjadi puncak keputusasaan dalam mencari kesuksesan.
Namun, 2024 membawa perubahan ketika Scott Snyder dan Nick Dragotta meluncurkan Absolute Universe. Kini, DC berada dalam fase 'melempar semua ide dan melihat mana yang berhasil'.
>>> God of War Laufey Dapat Rilis Fisik, Petunjuk Jadwal Rilis
Di seluruh jadwal penerbitan, pembaca dapat memilih dari cerita Vertigo milik kreator, reinventasi Elseworlds, buku komedi jenaka, imprint horor, dan Absolute line.
Belum lagi alam semesta inti yang terasa kaya dan dinamis seperti era Rebirth.
Bahkan Rebirth 2016 pun bermain aman dalam bercerita, lebih fokus pada variasi karakter daripada arah berisiko. Kini, DC berani menjadikan Superman sebagai andalan utama, menjauh dari dominasi Batman.
Terakhir kali DC terasa begitu beragam dan eksperimental adalah pada 2000-an, saat Vertigo memiliki Fables yang sedang populer dan pahlawan seperti Etrigan serta Jonah Hex memiliki seri reguler yang fantastis.
Jadwal penerbitan saat itu, seperti sekarang, benar-benar menawarkan sesuatu untuk setiap jenis pembaca komik.
Rentang inilah yang hilang dari Marvel, yang melakukan kesalahan sama seperti MCU dengan memaksakan setiap seri menjadi seragam dan tidak menyinggung.
Seri seperti Incredible Hulk karya Phillip Kennedy Johnson dan Nic Klein mungkin menjadi pengecualian, tetapi tidak cukup untuk membantah aturan tersebut.
>>> Serial Harry Potter HBO Bisa Tampilkan Puluhan Karakter yang Dipotong dari Film
Waktu akan membuktikan apakah Midnight Universe dapat mengembalikan kedua perusahaan ke posisi seimbang. Namun, untuk saat ini, DC jelas unggul dalam keberanian kreatif.