⌂ Beranda News Demon Slayer: Infinity Castle Part 2 Konfirmasi Realitas Buruk Tren Anime

Demon Slayer: Infinity Castle Part 2 Konfirmasi Realitas Buruk Tren Anime

Demon Slayer: Infinity Castle Part 2 Konfirmasi Realitas Buruk Tren Anime
Ilustrasi: Demon Slayer: Infinity Castle Part 2 Konfirmasi Realitas Buruk Tren Anime
A A Ukuran Teks16px

Sekuel Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Infinity Castle menjadi salah satu film anime paling dinanti, namun belum ada kepastian kapan akan dirilis.

Semua indikasi menunjukkan paling cepat tahun 2027.

>>> Setahun Lalu, Anime Paling Dinanti Sutradara Legendaris Berakhir dengan Kekecewaan

Film pertama dari trilogi penutup Demon Slayer ini belum tersedia secara digital meski sudah tayang pada pertengahan 2025.

Infinity Castle baru akan mulai streaming di Crunchyroll pada 28 Juli, setahun setelah debut Jepangnya.

CEO Crunchyroll Rahul Purini mengatakan kepada GamesRadar+ bahwa sekuelnya "sedang dalam produksi aktif." Namun minimnya informasi membuat penggemar harus bersabar.

Tren Film Anime yang Semakin Populer

Film anime bukan hal baru, tetapi semakin banyak seri populer yang melanjutkan atau mengakhiri cerita dalam format ini.

Tradisinya, film dalam waralaba besar bersifat non-kanon atau hanya berkontribusi tanpa masuk alur utama.

Kini, judul seperti Demon Slayer, Jujutsu Kaisen, Chainsaw Man, dan Haikyuu!! mengadaptasi materi penting manga di layar lebar.

Attack on Titan juga mendapat akhir sinematik yang diperpanjang.

>>> 5 Anime Fiksi Ilmiah untuk Ditonton Sebelum Film Ghost in the Shell

Tren ini memang menarik karena memberikan anggaran lebih besar dan visual lebih baik. Namun ada sisi negatifnya: studio butuh waktu lebih lama untuk bercerita, sehingga momentum penonton berkurang.

Jeda antar tayangan anime semakin panjang, bahkan untuk musim TV biasa. Dengan film, hanya ada satu durasi tayang dan kualitas tinggi membutuhkan produksi lebih lama.

Arc terakhir Demon Slayer bisa diadaptasi dalam satu atau dua kour dengan jeda setahun. Sebagai tiga film, kemungkinan berlanjut hingga 2028 atau 2029.

Nasib karakter menggantung lama.

Meski demikian, kesuksesan Infinity Castle yang memukau di layar lebar membuat pengorbanan ini mungkin sepadan. Namun jika tren berlanjut, penggemar harus siap dengan laju cerita yang lebih lambat.

Secara internasional, penonton di Barat biasanya menunggu beberapa bulan setelah debut Jepang. Di beberapa tempat, menonton film bisa sulit.

Ini memperumit waktu tayang dibanding seri dengan simulcast.

>>> Christopher Nolan Tanggapi Kritik 'Woke' pada Film The Odyssey

Semoga kekurangan ini membaik seiring waktu. Jika tidak, setidaknya kita masih punya film anime berkualitas untuk dinantikan.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru