Shinichirō Watanabe, sutradara legendaris di balik Cowboy Bebop dan Samurai Champloo, merilis anime terbarunya berjudul Lazarus pada April 2025.
Proyek ini menjadi salah satu yang paling dinantikan berkat reputasi Watanabe dan keterlibatan Chad Stahelski, sutradara John Wick, yang menangani desain aksi.
>>> 5 Anime Fiksi Ilmiah untuk Ditonton Sebelum Film Ghost in the Shell
Dengan animasi memukau dari studio MAPPA, Lazarus diprediksi akan menjadi tontonan spektakuler.
Namun, setelah tayang selama 13 episode hingga Juni 2026, anime tersebut justru menuai tanggapan yang kurang memuaskan.
Meski tidak sepenuhnya gagal secara kritis, Lazarus tidak mampu memenuhi ekspektasi tinggi penggemar. Kini, setahun setelah debutnya, serial ini nyaris terlupakan dan jarang diperbincangkan.
Kisah di Balik Lazarus
Lazarus berlatar tahun 2048, saat dunia menikmati era damai berkat obat ajaib bernama Hapuna.
Dikembangkan oleh Dr. Skinner, peraih Nobel, obat ini mampu menyembuhkan segala penyakit dan meningkatkan kesehatan.
Hapuna tersedia murah dan mudah didapat, menjadi fondasi era utopia. Namun, Dr. Skinner menghilang setelah memperkenalkannya, dan kembali tiga tahun kemudian dengan kabar buruk.
Ia mengungkapkan bahwa siapa pun yang mengonsumsi Hapuna hanya akan hidup selama tiga setengah tahun. Karena sudah tiga tahun berlalu, dunia hanya punya enam bulan untuk bertahan.
>>> Christopher Nolan Tanggapi Kritik 'Woke' pada Film The Odyssey
Skinner memiliki penawar, tetapi ia kembali menghilang tanpa jejak.
Kekacauan melanda, dan sebuah gugus tugas elit bernama Lazarus dibentuk dengan merekrut narapidana untuk menemukan Skinner dan penawarnya.
Tokoh utama, Axel Gilberto, adalah buronan yang ahli kabur dari penjara dan dianggap kandidat sempurna untuk bergabung dengan Tim Lazarus.
Nasib Musim Kedua Lazarus
Setelah perjalanan yang mengecewakan, kemungkinan sekuel Lazarus hampir tidak ada. Dalam wawancara dengan Collider, Presiden Cartoon Network Michael Ouweleen mengutip pernyataan Watanabe: “That’s all I got!”
Meskipun Watanabe sempat menggoda musim kedua pada Juli tahun lalu, ia tidak mengonfirmasi secara resmi. Rencana tersebut mungkin berubah setelah sambutan buruk yang diterima anime ini.
Lazarus tidak termasuk dalam anime terbesar tahun itu, meskipun diproduksi MAPPA. Serial ini juga tidak tersedia di platform streaming besar seperti Crunchyroll atau Netflix, sehingga aksesnya terbatas.
>>> 5 Avengers yang Harus Kembali Punya Identitas Rahasia (& 2 yang Tidak Perlu)
Penonton yang sempat menontonnya pun tak bisa menahan diri untuk membandingkannya dengan karya-karya Watanabe sebelumnya, dan hasilnya dianggap kurang memuaskan.