Genre fantasi mengalami kebangkitan besar di awal 2000-an, menghadirkan dunia magis yang memikat penonton.
Tiga waralaba fantasi terbesar sepanjang masa memulai perjalanannya pada tahun 2001, dan ketiganya masih eksis hingga sekarang.
>>> Xbox Dikhawatirkan Akan Mengulangi Bencana Sega Era 1990-an
Anak-anak yang tumbuh di era 1990-an menjadi target utama film-film ini.
Pada 2001, mereka sudah cukup dewasa untuk menikmati cerita yang lebih kompleks, dan ketiga film ini berhasil memenuhi ekspektasi tersebut.
Shrek
Sepanjang 1990-an, film animasi Disney mendominasi masa kecil banyak anak. Ketika DreamWorks muncul sebagai pesaing, mereka membutuhkan gebrakan besar, dan jawabannya adalah Shrek pada 2001.
Shrek sukses besar berkat parodi terhadap formula Disney, didukung oleh pemeran bintang, soundtrack ikonik, dan referensi budaya pop.
Film ini menjadi salah satu film animasi paling ikonik sepanjang masa.
Waralaba Shrek telah menghasilkan tiga sekuel, dua film spin-off Puss in Boots, serta berbagai acara spesial dan wahana taman hiburan.
Kini, Shrek 5 dijadwalkan tayang pada 30 Juni 2027.
The Lord of the Rings
The Lord of the Rings adalah salah satu karya fantasi sastra paling berpengaruh. Setelah The Hobbit pada 1937, J.
R. R.
Tolkien melanjutkan kisah Middle-Earth lewat trilogi The Lord of the Rings.
Adaptasi filmnya dimulai dengan The Lord of the Rings: The Fellowship of the Ring pada 2001, disutradarai Peter Jackson.
>>> Jeff Lemire Ungkap Alasan Phantom Road Hiatus Panjang: Penjualan Rendah
Trilogi ini dianggap sebagai salah satu trilogi film terbaik sepanjang masa, dengan pujian kritis dan kesuksesan box office.
Setelah trilogi asli berakhir pada 2003, para penggemar menginginkan lebih.
Proyek-proyek lanjutan seperti trilogi The Hobbit, serial The Rings of Power, dan film animasi The War of the Rohirrim belum mampu menyamai kesuksesan film orisinal.
Film mendatang The Hunt for Gollum diharapkan bisa memenuhi kerinduan tersebut.
Harry Potter
Harry Potter memiliki basis penggemar yang sangat setia. Buku aslinya menjadi pintu masuk ke dunia fantasi bagi banyak pembaca muda, dan popularitasnya mendorong adaptasi film.
Film pertama, Harry Potter and the Sorcerer's Stone, dirilis pada 2001 dan memperkenalkan para penyihir ikonik ke layar lebar.
Serial film berlanjut hingga 2011, tetapi waralaba tidak berhenti di situ.
Trilogi Fantastic Beasts memperluas semesta sihir, meski tidak sepopuler film asli.
Sementara itu, The Wizarding World of Harry Potter di Universal Orlando Resort membuat penggemar semakin antusias, dengan berbagai merchandise seperti tongkat sihir dan jubah.
Meski sudah lebih dari 15 tahun sejak film utama terakhir dirilis, penggemar Harry Potter tetap kuat.
>>> Jepang Rilis Peringkat 10 Anime Teratas 2026 Versi Streaming Resmi
Anak-anak 90-an sepertinya tidak akan pernah melepaskan kecintaan mereka pada dunia sihir ini.
