⌂ Beranda News Presiden Blizzard Tanggapi PHK Massal Microsoft, Nasib Studio Masih Tanda Tanya

Presiden Blizzard Tanggapi PHK Massal Microsoft, Nasib Studio Masih Tanda Tanya

Presiden Blizzard Tanggapi PHK Massal Microsoft, Nasib Studio Masih Tanda Tanya
Ilustrasi: Presiden Blizzard Tanggapi PHK Massal Microsoft, Nasib Studio Masih Tanda Tanya
A A Ukuran Teks16px

Presiden Blizzard Entertainment, Johanna Faries, akhirnya memberikan tanggapan terkait gelombang PHK massal yang dilakukan Microsoft.

Dalam email internal yang bocor ke publik, Faries mengakui situasi sulit yang dihadapi banyak karyawan di seluruh divisi Xbox.

>>> V/H/S: SCP – Film Terbaru Waralaba Horor Kolaborasi dengan SCP Foundation

“Blizzard, Asha membagikan pembaruan mengenai rencana reset di seluruh Xbox, dengan banyak rekan di divisi yang terkena dampak,” tulis Faries dalam email tersebut.

Ia meminta karyawan untuk saling menjaga dan tetap fokus pada prioritas strategis perusahaan.

Meski demikian, Faries tidak memberikan rincian spesifik mengenai dampak PHK terhadap Blizzard. Ia hanya menjanjikan komunikasi lebih lanjut di kemudian hari.

Dampak PHK di Blizzard Disebut Minimal

Menurut laporan Windows Central, Blizzard mengalami pengurangan karyawan yang “relatif minimal” dibandingkan tim lain.

Namun, mengingat besarnya PHK di divisi lain, hal itu tidak berarti hanya sedikit orang yang terkena dampak.

Lebih banyak PHK direncanakan terjadi akhir tahun ini. Kondisi ini membuat karyawan Blizzard khawatir akan masa depan mereka, apalagi ketidakjelasan mengenai nasib studio.

Kritik pun bermunculan dari internal Blizzard. Ketidakpastian apakah mereka masih memiliki pekerjaan beberapa bulan ke depan dinilai tidak baik untuk moral.

>>> 41 Tahun Berlalu, Film Klasik Unik Sutradara Ghost in the Shell Dapat Rilis Fisik Baru

Masa Depan Blizzard Masih Diselimuti Ketidakpastian

Meski ada kabar positif seperti rencana BlizzCon September 2026 dan proyek film/seri TV berdasarkan properti Blizzard, tidak ada jaminan keselamatan studio.

Industri game telah menunjukkan bahwa kesuksesan tidak otomatis menyelamatkan studio dari PHK.

Contohnya, Insomniac Games tetap melakukan PHK setelah merilis Marvel’s Spider-Man 2 yang sukses.

IO Interactive juga mengalami hal serupa meski 007 First Light terjual lebih dari 3 juta unit.

Xbox sendiri sempat memuji Hi-Fi Rush sebelum menutup studio pengembangnya. Obsidian Entertainment yang telah merilis enam game sukses di bawah Xbox pun masih mengalami PHK besar-besaran.

Dengan demikian, meskipun Overwatch dan Diablo 4 menunjukkan performa positif, Blizzard belum sepenuhnya aman.

>>> Komik Wonder Woman: The Circle Bisa Selamatkan DC Universe James Gunn

Microsoft tampaknya terus mengalihkan sumber daya ke kecerdasan buatan, dan proses ini diperkirakan belum akan berakhir.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru