House of the Dragon Season 3, Episode 3 menghadirkan kejutan besar terkait Tumbleton, sebuah lokasi yang akan berdampak signifikan pada sisa musim ketiga.
Episode ini sebagian besar berfokus pada Rhaenyra Targaryen di Red Keep yang belajar menghadapi kerasnya pemerintahan.
>>> 12 Tahun Rilis, Anime Kontroversial Ini Makin Sulit Ditonton
Namun, dua adegan di awal dan akhir episode menjadi penentu arah cerita selanjutnya.
Peringatan: Artikel ini mengandung spoiler.
Di awal episode, Ormund Hightower terpaksa menyerah kepada Daemon Targaryen dan menyerahkan squire-nya, Daeron Targaryen—anak bungsu Alicent Hightower dan Viserys Targaryen.
Namun, akhir episode mengungkapkan dua kejutan: Daeron yang dikirim bersama Daemon adalah palsu, dan Ormund telah mengambil alih Tumbleton.
Lokasi dan Arti Penting Tumbleton
Tumbleton adalah kota pasar di Reach, wilayah asal House Hightower, sekitar 180 mil di barat daya King's Landing.
Sebelum Dance of the Dragons, Tumbleton tidak terlalu penting. Namun, perang saudara inilah yang membuatnya menjadi lokasi krusial.
Kota ini dikuasai House Footly yang setia kepada Rhaenyra dan Blacks. Letaknya strategis di dekat perbatasan crownlands dan sumber sungai Mander.
Dalam episode sebelumnya, istri Hugh the Hammer pindah ke Tumbleton untuk tinggal bersama saudaranya.
Kini, pasukan Hightower telah menawan penduduk kota, termasuk istri Hugh, dan bahkan membawa naga Tessarion milik Daeron ke dalam tembok kota.
Arah Cerita House of the Dragon di Tumbleton
Dalam buku Fire & Blood karya George R. R.
Martin, Tumbleton menjadi lokasi dua pertempuran besar: First Battle of Tumbleton dan Second Battle of Tumbleton.
Serial ini telah membuat perubahan besar.
Di buku, Rhaenyra mengirim Hugh the Hammer dan Ulf the White dengan naga Vermithor dan Silverwing untuk mempertahankan Tumbleton dari pasukan Hightower.
Namun, di serial, Ormund justru merebut Tumbleton lebih dulu. Ini menunjukkan kecerdikan dan strategi Ormund yang bermain sendiri.
Dengan istri Hugh berada di Tumbleton, hal ini kemungkinan menjadi motivasi Hugh untuk dikirim ke sana, memicu First Battle of Tumbleton.