Akame ga Kill! , anime dark fantasy yang kontroversial, akan semakin sulit diakses setelah HIDIVE menghapusnya dari platform pada Juli 2026.
Keputusan ini diumumkan melalui jadwal bulanan HIDIVE yang dirilis awal Juli 2026.
>>> One Piece Akhirnya Menjawab Perdebatan Zoro vs Sanji Setelah 29 Tahun
Akame ga Kill! pertama kali tayang pada 2014 dan langsung menarik perhatian karena ceritanya yang gelap dan penuh kekerasan.
Anime ini mengikuti Tatsumi, seorang pemuda desa yang berjuang melawan rezim korup di ibu kota.
Ia bergabung dengan Night Raid, kelompok pembunuh bayaran yang bertujuan menggulingkan pemerintahan tiran.
Serial ini terkenal karena tidak segan menampilkan kematian karakter utama secara brutal.
Dengan 24 episode, Akame ga Kill! bisa ditonton dalam satu akhir pekan.
>>> 10 Isekai Anime dengan Worldbuilding Sempurna
Kontroversi Ending yang Berbeda dari Manga
Salah satu alasan utama kontroversi adalah perubahan besar pada akhir cerita.
Di anime, Tatsumi tewas tertimpa mecha Shikoutazer setelah berhasil mengalahkannya.
Sementara di manga, Tatsumi selamat meski berubah menjadi naga dan mendapatkan akhir bahagia bersama Mine yang hamil.
Banyak penggemar mengecam keputusan anime yang dianggap hanya mengutamakan kejutan tanpa makna.
Meski begitu, Akame ga Kill! tetap memiliki basis penggemar setia yang menikmati aksi cepat dan tema perlawanan.
>>> Serial Horor Netflix Bill Skarsgard 'Hemlock Grove' Kini Tersedia di Tubi
Bagi yang ingin menonton sebelum dihapus, HIDIVE masih menyediakan akses hingga akhir Juli 2026.