DC Studios secara resmi mengubah cara memperkenalkan dunia Batman di jagat sinema barunya.
Film horor bertajuk Clayface akan menjadi proyek pertama yang mengeksplorasi Gotham City dalam DC Universe (DCU) garapan James Gunn.
>>> 7 Penjahat Marvel yang Tidak Punya Rahasia
Clayface dijadwalkan tayang pada Oktober 2026, beberapa tahun sebelum film Batman solo berjudul The Brave and the Bold.
Ini menandai pertama kalinya dalam 37 tahun sejak Batman (1989) bahwa Gotham diperkenalkan tanpa Bruce Wayne sebagai pusat cerita.
Pendekatan Berpusat pada Penjahat
Film ini mengikuti aktor Matt Hagen (Tom Rhys Harries) yang hidupnya berubah setelah kecelakaan mengubah wajahnya menjadi tanah liat yang lentur.
Clayface mengambil genre body horror, memberikan perspektif baru yang belum pernah dieksplorasi dalam film superhero sebelumnya.
Jika Batman tidak muncul dalam film tersebut, maka Clayface akan menjadi karakter pertama dari Gotham yang mendapat film sendiri sebelum sang Dark Knight debut di DCU.
Ini adalah langkah berani yang memungkinkan eksplorasi lebih kreatif terhadap karakter-karakter pendukung Batman.
>>> Supergirl Tandai Akhir Era Film Superman
Kesuksesan Joker (2019) dan The Penguin telah membuktikan bahwa cerita berpusat penjahat bisa diminati. Clayface diharapkan melanjutkan tren tersebut dengan pendekatan unik yang membedakannya dari waralaba superhero lainnya.
Masa Depan Gotham di DCU
Meskipun Batman belum muncul, DCU telah memperkenalkan karakter seperti Doctor Phosphorus. Clayface akan semakin memperkaya lanskap Gotham sebelum Batman resmi debut.
The Brave and the Bold akan fokus pada hubungan Bruce Wayne dengan putranya, Damian Wayne, serta anggota Bat-Family lainnya.
Beberapa karakter seperti Dick Grayson dan Barbara Gordon mungkin akan tampil perdana di layar lebar.
Pendekatan ini memberi waktu bagi DC Studios untuk menyempurnakan visi Batman mereka sambil membangun dunia Gotham yang lebih kaya.
>>> Review Human Vapor: Remake Kultus Fiksi Ilmiah Netflix Bermasalah
Clayface menjadi langkah awal yang menjanjikan untuk masa depan DCU.
