Banyak barang koleksi bernilai tinggi saat ini berasal dari masa lalu ketika masyarakat menganggap komik sebagai barang sekali pakai.
Buku komik dari era 1930-an dan 1940-an sebagian besar bertahan karena faktor keberuntungan yang tersimpan di loteng atau kamar tidur.
Dilema Label Ungu pada Buku Klasik
Certified Guarantee Company menggunakan sistem warna label untuk mengklasifikasikan kondisi buku komik.
Label ungu menjadi yang paling kontroversial karena menandakan buku tersebut telah menjalani restorasi profesional maupun amatir.
Sejak diperkenalkannya label tersebut pada awal tahun 2000-an, para kolektor cenderung menghindari komik yang telah direstorasi.