⌂ Beranda News Bone Age: Mainan Kenner yang Terlupakan Lebih Mahal dari Star Wars Vintage

Bone Age: Mainan Kenner yang Terlupakan Lebih Mahal dari Star Wars Vintage

Bone Age: Mainan Kenner yang Terlupakan Lebih Mahal dari Star Wars Vintage
Ilustrasi: Bone Age: Mainan Kenner yang Terlupakan Lebih Mahal dari Star Wars Vintage
A A Ukuran Teks16px

Sebuah figur Brontus dari lini mainan Kenner Bone Age yang berumur pendek baru-baru ini terjual di lelang seharga $5.655.

Angka ini melampaui nilai beberapa barang langka dari lini Star Wars vintage Kenner.

>>> 150 Nama FF Jalan Seram untuk Karakter Free Fire yang Mengerikan

Pada akhir 1980-an, saat mainan seperti He-Man dan Transformers mendominasi pasar, Kenner merilis salah satu lini mainan paling unik namun hampir terlupakan: Bone Age.

Kegagalan Lini Bone Age

Lini Bone Age diluncurkan pada tahun 1987, bersaing di tengah popularitas franchise besar lainnya.

Meskipun menawarkan dinosaurus yang dapat diubah menjadi benteng atau mesin perang, lini ini tidak bertahan lama.

Hanya ada 11 jenis dinosaurus dan sembilan figur manusia gua yang diproduksi.

>>> Kutipan Tergelap McCoy di Star Trek 2009 Tetap Relevan

Mainan ini kesulitan bersaing di pasar yang ramai tanpa dukungan promosi dari serial kartun, komik, atau film.

Tidak seperti lini mainan sukses lainnya pada era itu, Bone Age tidak memiliki serial animasi atau media lain yang menjaga kehadirannya di benak konsumen.

Kurangnya promosi inilah yang menjadi alasan utama mengapa figur Brontus tersebut mencapai harga lelang yang tinggi. Meskipun demikian, faktor waktu dan keberuntungan juga berperan.

Umumnya, barang-barang dari lini Bone Age dijual antara $200 hingga $400. Namun, figur Brontus yang merupakan salah satu tambahan terakhir dalam lini tersebut, diproduksi dalam jumlah lebih sedikit.

>>> Aktor Suara 'Howl's Moving Castle', Akihiro Miwa, Meninggal Dunia di Usia 91

Kelangkaan dalam kondisi kotak tertutup membuat lelang figur ini menjadi ajang perebutan sengit antar kolektor, menghasilkan harga akhir yang fantastis.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru