Saat film 'The Empire Strikes Back' tayang pada 1980, Kenner menghadapi tantangan untuk menjual kembali karakter dan kendaraan Star Wars yang sudah dimiliki penggemar.
Untuk figur hero, perubahan kostum karakter menjadi solusi. Namun, untuk kendaraan, Kenner menemukan ide inovatif dengan konsep 'Battle Damage'.
>>> Trying, Komedi Apple TV, Raih Sukses Global dengan Skor Sempurna di Rotten Tomatoes
Konsep 'Battle Damage' yang Inovatif
Kenner merilis ulang X-Wing dan TIE Fighter dengan menambahkan lembaran stiker. Stiker ini memungkinkan pembeli menciptakan tampilan 'rusak akibat pertempuran' pada mainan mereka sendiri.
Produk ini mulai dijual pada 1981, bersamaan dengan karakter Yoda dan playset Dagobah, memanfaatkan momen popularitas film.
Keunggulan utama dari versi 'Battle Damaged' ini adalah biaya produksi yang nyaris sama dengan versi standar, karena Kenner hanya menambahkan lembaran stiker tanpa merakitnya.
Pembeli diberi kebebasan untuk memasang stiker 'kerusakan' tersebut, menjadikan setiap mainan unik.
>>> James Gunn Ungkap Alasan Bintang Reality Show Batal Muncul di Sekuel Superman
Perbedaan minor antara versi standar dan 'Battle Damaged' terletak pada warna plastik kanopi, di mana versi 'Battle Damaged' menggunakan plastik berwarna abu-abu, berbeda dari versi standar yang putih.
Nilai Koleksi yang Meningkat
Kondisi mainan 'Battle Damaged' seringkali ditemukan dengan stiker yang mengelupas atau hilang, mengingat usia dan kualitas perekat stiker yang digunakan.
Meskipun demikian, lelang untuk X-Wing 'Battle Damaged' dengan kondisi stiker yang tidak sempurna pun dapat mencapai harga yang signifikan, bahkan mendekati nilai X-Wing versi standar dalam kondisi mint in box.
Hal ini menjadikan X-Wing 'Battle Damaged' sebagai item koleksi yang menarik, tidak hanya karena merupakan bagian dari lini mainan Star Wars klasik, tetapi juga sebagai bagian dari sejarah mainan.
>>> Captain America Menguat Drastis di Neraka, Jadi Senjata Anti-Iblis
Gimmick 'battle damage' ini terbukti cerdas dalam mempertahankan daya tarik produk lama dan mendorong pembelian ulang bagi kolektor lama maupun menarik kolektor baru.