Captain America, simbol kepahlawanan Marvel Comics, baru-baru ini mengalami nasib yang kurang beruntung. Setelah dikalahkan Red Hulk dan jatuh koma, jiwanya justru berakhir di Neraka.
Namun, di alam baka yang gelap ini, Steve Rogers justru menemukan peningkatan kekuatan yang masif. Ia kini menjadi harapan bagi para jiwa yang tersiksa.
Sekutu Tak Terduga di Neraka
Dalam Captain America #12, Steve Rogers bertemu dengan Doctor Doom di dasar Neraka. Doom, yang menggunakan sihirnya untuk membawa jiwa Captain America, meminta bantuan sang pahlawan.
Tujuannya adalah melawan Mephisto, iblis terkuat di Marvel Comics, dan membebaskan jiwa-jiwa yang tertindas agar dapat menentukan takdir mereka sendiri.
Awalnya menolak, Captain America akhirnya setuju setelah menyaksikan penderitaan para jiwa di Neraka. Ia kemudian bersatu dengan Doom untuk melawan pasukan Mephisto.
Kehadirannya di Neraka membuatnya dipuji sebagai pahlawan oleh para penghuninya. Bahkan, seorang nabi iblis, Torvoz, memproklamirkannya sebagai mesias.
Hati Murni Sebagai Senjata Utama
Captain America terbukti menjadi senjata anti-iblis yang hidup. Sentuhan fisiknya saja sudah menyakiti iblis terkuat seolah mereka menyentuh api neraka.
Ia mampu menjatuhkan iblis raksasa dengan satu pukulan yang diberkahi cahaya ilahi. Bahkan, ia berhasil membebaskan diri dari rantai Neraka yang seharusnya tak bisa dihancurkan.
Doctor Doom menjelaskan bahwa kemurnian hati Captain America adalah alasan kekuatannya. Jiwa Steve yang mulia menjadi penangkal alami bagi kekuatan jahat di Neraka.
Mephisto merasakan kehadiran Captain America sebagai 'suar harapan' yang memasuki wilayahnya.
Kemurnian hati ini bukan hal baru.
Pada tahun 1942, Captain America pernah mengalahkan Setan hanya dengan beberapa pukulan, membuat sang iblis ketakutan melihat kebajikan dalam jiwanya.
Meskipun kekuatan ini tampaknya terbatas di Neraka, jika Captain America membawa sebagian cahaya ilahi ini kembali ke Bumi, ia bisa menjadi senjata sempurna melawan invasi iblis.
Terlepas dari kekuatan barunya, Captain America akan selalu dikenang sebagai salah satu dari sedikit orang yang memiliki keberanian dan kasih sayang untuk membuat Neraka menjadi tempat yang lebih baik.
Rekomendasi
Awas! Sering Dijalani Pekerja Kantoran, Ini Bahaya Mager atau Sedentary Lifestyle
LINE Indonesia Luncurkan Layanan Baru, GOKS Platform Diskon untuk Mahasiswa
MGID Merevolusionerkan Penciptaan Gambar bagi Pengiklan dengan Integrasi Generatif AI
Konami Isyaratkan Kebangkitan Seri Game Klasik Bloody Roar Melalui Pembaruan Merek Dagang
Adria Arjona Hindari Konfirmasi Peran Wonder Woman Jelang Man of Tomorrow