⌂ Beranda News 3 Alasan Box Office Supergirl Jeblok di Akhir Pekan Pembuka

3 Alasan Box Office Supergirl Jeblok di Akhir Pekan Pembuka

3 Alasan Box Office Supergirl Jeblok di Akhir Pekan Pembuka
Ilustrasi: 3 Alasan Box Office Supergirl Jeblok di Akhir Pekan Pembuka
A A Ukuran Teks16px

>>> Daftar Akun ML Gratis Sultan Terbaru 2026, Langsung Login

Dengan ulasan yang biasa saja, Supergirl sulit menonjol.

Toy Story 5 yang mendapat ulasan lebih baik akan mendominasi hingga Minions tiba. Supergirl pun semakin terpuruk saat memasuki Juli.

Mungkin film ini akan lebih beruntung jika dirilis di bulan Maret atau April yang persaingannya lebih longgar. Ulasan mungkin tetap sama, tetapi lebih banyak orang bersedia memberi kesempatan.

3. Akhir Era Film Superhero?

Di era 2010-an, film superhero mendominasi industri. Namun keadaan mulai berubah.

Marvel pun mengalami tahun 2025 yang berat, bahkan film yang diterima baik seperti Thunderbolts* tidak otomatis menjadi box office raksasa.

Tahun lalu, anime, film video game, dan horor mengambil alih. Banyak yang berpendapat gelembung superhero telah pecah.

Supergirl seolah menjadi kelanjutan tren tersebut.

Tentu bukan berarti genre ini mati.

Spider-Man: Brand New Day diprediksi menjadi hit terbesar musim panas, dan Avengers: Doomsday akan menjadi daya tarik besar saat liburan.

Yang mungkin berakhir adalah era di mana superhero apa pun bisa menjadi bintang box office global hanya karena menjadi yang baru.

Di era 2010-an, Aquaman dan Captain Marvel meraup USD1 miliar. Kini, Marvel dilaporkan hanya akan fokus pada merek premium seperti Spider-Man dan Avengers.

Karakter utama seperti Superman dan Batman mungkin kebal terhadap perubahan tren. Namun pahlawan di bawah mereka akan kesulitan menonjol.

>>> Tiga Anime Shonen Ini Dinilai Lebih Baik dari Jujutsu Kaisen

Supergirl sudah ada sejak 1950-an, tetapi popularitasnya tidak setinggi sepupunya. Angka box office pun mencerminkan hal itu.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru