Netflix's live-action Avatar: The Last Airbender kembali untuk Season 2 dengan perubahan signifikan dari serial animasi Nickelodeon: lompatan waktu.
Dua tahun telah berlalu sejak debut adaptasi ini, dan para aktor utama pun bertambah tua. Serial ini pun menyesuaikan cerita dengan kondisi tersebut.
>>> The Sopranos Rilis dalam Format 4K UHD untuk Pertama Kalinya
Dalam serial asli, tidak ada jeda berarti antara Book 1 dan Book 2. Namun, versi live-action mengonfirmasi adanya lompatan waktu antara Season 1 dan 2.
Season 2 tidak langsung mengungkapkan berapa lama waktu yang telah berlalu. Alih-alih, cerita langsung melemparkan para pahlawan ke dalam aksi, yang mungkin membuat penonton sedikit bingung.
Namun, kita bisa memperkirakan jeda waktu tersebut. Gordon Cormier, pemeran Aang, juga memberikan petunjuk.
Sekitar Satu hingga Dua Tahun Berlalu
Saat Season 2 dibuka, diperkirakan sudah sekitar satu atau dua tahun sejak Pengepungan Utara (Siege of the North).
Penonton bisa melihat perubahan fisik para karakter—Aang terlihat lebih tinggi—serta peningkatan kemampuan bending mereka.
Aang dan Katara langsung menunjukkan kemampuan waterbending yang lebih mahir, menandakan latihan intensif. Zuko dan Iroh juga tampak memiliki rutinitas baru yang tidak terbentuk dalam semalam.
Gordon Cormier, dalam wawancara dengan Screen Rant, memperkirakan lompatan waktu sekitar dua tahun. Ia mengingat karakternya berusia 12 tahun di Season 1, sama seperti versi animasi.
>>> Film Spinoff Donkey dari Shrek Dapat Tanggal Rilis
Untuk Season 2, ia menduga Aang kini berusia sekitar 14 tahun. "Aang selalu memiliki jiwa bebas.
Menurutku, sebagai anak 12 tahun di Season 1, ia menangani stres dengan sangat baik.
Di Season 2, meski aku tidak tahu persis berapa usianya—aku kira sekitar 14 tahun—ia tetap menangani stres dengan baik," ujar Cormier.
Perkiraan ini masuk akal dalam konteks cerita. Jeda waktu tersebut cukup untuk perjalanan dan pelatihan tanpa perlu dijelaskan secara detail.
Kabar baiknya, Season 3 kemungkinan tidak akan memerlukan penyesuaian timeline besar-besaran.
Season 3 Tidak Perlu Khawatir Soal Timeline
Lompatan waktu antara Season 1 dan 2 memang berbeda dari serial asli, tetapi Season 3 seharusnya tidak perlu khawatir dengan perubahan serupa.
Season 3 difilmkan back-to-back dengan Season 2 dan selesai produksi pada November 2025. Dengan demikian, para pemain tidak akan terlihat jauh lebih tua di musim terakhir.
>>> Skor Rotten Tomatoes Supergirl: Bagaimana Peringkatnya di Antara Film DCEU Lain?
Ini melegakan karena lompatan waktu tidak akan semudah sebelumnya seiring meningkatnya ketegangan cerita.