Film Supergirl yang menjadi bagian dari DC Universe (DCU) garapan James Gunn dan Peter Safran mendapat skor kritik 57% di Rotten Tomatoes.
Angka ini turun 26% dibandingkan Superman yang dirilis tahun lalu.
>>> Tanggal Rilis Judas Semakin Dekat, Indikasi dari Lowongan Pekerjaan Baru
Skor tersebut menempatkan Supergirl setara dengan Wonder Woman 1984, namun masih di atas sebagian besar film fase pertama DCEU.
Meski demikian, penurunan ini menjadi tanda tanya besar bagi masa depan waralaba.
Perbandingan dengan Film DCEU Lain
Dalam daftar peringkat Rotten Tomatoes untuk seluruh film DCEU, Supergirl berada di posisi menengah. Wonder Woman (2017) memuncaki daftar dengan skor 93%, disusul Shazam!
dan The Suicide Squad masing-masing 90%.
Di sisi lain, Suicide Squad (2016) menjadi yang terendah dengan 26%, diikuti Batman v Superman: Dawn of Justice (28%) dan Aquaman and the Lost Kingdom (33%).
>>> Film Live-Action High School Family Rilis Trailer Perdana, Tanpa Lewati Anime
Menariknya, tidak ada korelasi antara skor kritik dan pendapatan box office. Batman v Superman meraup US$874,4 juta meski skornya rendah, sementara Shazam!
hanya US$367,8 juta meski mendapat pujian.
Penyebab Ulasan Beragam
Ulasan terhadap Supergirl terbagi karena pendekatan kritikus yang berbeda. Sebagian fokus pada akting Milly Alcock yang dipuji, sementara yang lain mengkritik alur cerita yang dianggap kacau.
Beberapa kritikus perempuan juga menyebut film ini mengecewakan dengan penceritaan yang bergolak. Ada laporan bahwa 30 menit footage dipotong setelah pemutaran uji coba, yang mungkin memengaruhi narasi.
Isu lain yang mencuat adalah subplot perdagangan anak yang dianggap tidak tepat sasaran. Seorang kritikus mencatat bahwa putrinya lebih berempati pada korban daripada tokoh utama.
>>> Sekuel $42M Samara Weaving Siap Tayang di Disney+ dan Hulu
Meski demikian, skor Rotten Tomatoes hanyalah angka yang menyederhanakan ulasan. Penonton disarankan mencari kritikus dengan selera yang sesuai untuk mendapatkan gambaran lebih akurat.
