Dua dekade setelah Star Wars Racer Revenge, podracing kembali hadir dalam bentuk baru.
Star Wars: Galactic Racer adalah game arcade balap yang dikembangkan Fuse Games dan diterbitkan Secret Mode.
Game ini mengambil latar waktu antara trilogi asli dan sekuel Star Wars, tepat setelah runtuhnya Kekaisaran Galaksi.
Pemain berperan sebagai Shade, pembalap baru yang membantu pemilik Galactic League, Darius Pax, melawan pembalap jahat Kester Bool dan keluarganya.
Kustomisasi Mendalam dan Mekanik Balap yang Kompleks
Berbeda dengan kekhawatiran awal bahwa game ini akan sempit seperti Star Wars Squadrons, Galactic Racer justru menawarkan kedalaman.
Setiap aspek, dari planet, balapan, kendaraan, hingga statistik upgrade, dirancang dengan matang.
Pemain dapat menyesuaikan podracer sesuai gaya bermain, baik untuk drifting, akselerasi, atau menyerang lawan. Tim pengembang menyebutkan ada kombinasi podracer dan speederbike yang hampir tak terbatas.
Sistem boost ganda menjadi fitur utama: Afterburner yang isi ulang otomatis, dan Ramjet yang berisiko meledakkan kendaraan jika melewati batas.
Penggunaan boost ini membutuhkan grip khusus pada kontroler, seperti claw grip atau backpaddles.
Mode Permainan dan Planet yang Dihadirkan
Galactic Racer memiliki kampanye pemain tunggal bergaya RPG, mode Arcade, dan mode Skenario berisi tantangan cerita. Mode multipemain juga tersedia, meski belum sempat dicoba dalam sesi pratinjau.
Beberapa planet ikonik seperti Jakku dan Lantaana akan hadir, plus satu planet besar yang masih dirahasiakan.
Meski mudah diakses pemain kasual, game ini dikenal brutal dan tidak kenal ampun.
Mekanik drift dan cornering lebih sulit dikuasai dibanding game balap lain. Namun, jika sudah tepat, pemain bisa menyalip lawan dalam hitungan detik dengan kombinasi serangan ala Burnout.