House of the Dragon Season 3 membuat perubahan mencolok pada musik tema Game of Thrones yang ikonik.
Lagu tema yang digubah oleh Ramin Djawadi itu termasuk salah satu intro televisi paling terkenal dalam beberapa tahun terakhir.
>>> Jujutsu Kaisen Siapkan Kejutan untuk Penggemar di Agustus
Ketika House of the Dragon diluncurkan, HBO mempertahankan tema yang sama selama dua musim pertama.
Keputusan itu dapat dipahami, meski tidak sepenuhnya populer karena ada peluang untuk melakukan sesuatu yang berbeda.
Sebagai perbandingan, A Knight of the Seven Kingdoms Season 1 tidak menggunakan musik Game of Thrones untuk intronya.
Serial tersebut juga digubah oleh Dan Romer, bukan Djawadi, sebagai salah satu cara membedakan diri dari pertunjukan lainnya.
Kini, House of the Dragon Season 3 menambahkan drum berat di awal lagu tema.
Perubahan ini terasa segar setelah 15 tahun, dan cocok dengan musim yang memasuki perang saudara secara lebih besar dan lebih keras.
Kredit Pembuka House of the Dragon Juga Berubah
Selain musik tema, kredit pembuka House of the Dragon kembali menampilkan permadani sejarah House Targaryen.
Permadani itu menggambarkan peristiwa besar seperti mimpi Daenys, Kehancuran Valyria, Penaklukan Aegon, kematian Maegor the Cruel, hingga pemerintahan Raja Jaehaerys I dengan Ratu Alysanne.
Tak hanya itu, permadani juga mencakup peristiwa dari serial itu sendiri, seperti Pertempuran Rook's Rest dan dragonseeds.
Yang berbeda adalah bagian akhir permadani. Kini ditampilkan sigil Targaryen, bukan Iron Throne seperti sebelumnya.
Namun yang lebih menarik, sigil tersebut adalah naga hitam dengan latar belakang merah, bukan merah di atas hitam.
>>> 5 Senjata Terkuat di Film Mortal Kombat, Peringkat Teratas
Naga hitam di atas merah adalah sigil House Blackfyre, cabang kadet yang terbentuk beberapa dekade setelah Dance of the Dragons.
House Blackfyre didirikan oleh Daemon Blackfyre, salah satu Bastard Agung Raja Aegon IV Targaryen, yang melegitimasi para bajingannya saat menjelang kematian.