Toy Story 5 akhirnya mengonfirmasi teori penggemar yang telah beredar selama 31 tahun sejak film pertama dirilis.
Teori tersebut berkaitan dengan kebiasaan Buzz Lightyear yang ikut membeku saat Andy masuk kamar, meskipun ia mengira dirinya adalah space ranger sungguhan.
>>> John Cena Ungkap Alasan Tak Selamatkan Eric Andre dari Pukulan Jacob Fatu di WWE
Dalam film Toy Story pertama, Buzz Lightyear yang baru keluar dari kotak percaya bahwa ia adalah seorang space ranger yang bertugas melindungi galaksi dari Kaisar Zurg.
Ia baru sadar bahwa dirinya adalah mainan setelah melihat iklan di televisi.
Sepanjang film, Buzz berperilaku seperti mainan lainnya: ia membeku saat manusia datang dan membiarkan Andy memainkannya.
Hal ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan penggemar: mengapa ia melakukan itu jika ia mengira dirinya nyata?
Teori Naluri Mainan Terkonfirmasi
Teori yang paling populer adalah bahwa membeku di sekitar manusia adalah naluri alami mainan, bahkan untuk mainan baru seperti Buzz.
Setelah 31 tahun, Toy Story 5 secara langsung membahas teori ini dalam sebuah adegan komedi yang melibatkan sekelompok Buzz berteknologi tinggi.
>>> 5 Anime Isekai Terbaik yang Melebihi Sword Art Online
Dalam adegan tersebut, para Buzz sedang melewati area pelabuhan pengiriman. Ketika seorang pekerja mendekat, mereka semua langsung membeku di tempat.
Setelah pekerja pergi, salah satu Buzz bertanya mengapa mereka membeku, dan yang lain menjawab bahwa mereka harus menghindari manusia agar hal itu tidak terjadi lagi.
Adegan ini secara implisit mengonfirmasi bahwa membeku adalah naluri mainan.
Pixar akhirnya memberikan jawaban atas pertanyaan yang telah lama menggantung, meskipun sebenarnya jawaban itu tidak terlalu diperlukan karena teori penggemar sudah cukup menjelaskan.
Meskipun bukan momen paling penting atau emosional dalam Toy Story 5, adegan ini memberikan penutupan bagi penggemar yang telah berspekulasi selama bertahun-tahun.
>>> Penggemar GTA 6 Temukan 'Cacat' Baru pada Sampul Game
Ini adalah contoh fan service yang dilakukan dengan tepat: tidak mengganggu cerita utama namun tetap menghargai penonton setia.