Marvel akhirnya mengakui salah satu kesalahan terbesar mereka terkait Spider-Man setelah hampir dua dekade mendapat kritik dari penggemar.
Pengakuan ini datang dari editor-in-chief Marvel, C. B.
>>> Trailer Perdana Chainsaw Man: The Assassins Arc Dirilis, Perlihatkan Pemburu Baru
Cebulski, dalam acara Marvel Makan Masterworks di Singapura.
Cebulski mengatakan kepada seorang cosplayer yang mengenakan kostum Spider-Girl bahwa karakter Mayday Parker akan kembali.
"Akan ada lebih banyak Spider-Girl. Mayday dekat di hati kami.
Kami punya lebih banyak cerita dengan Tom DeFalco dan Spider-Verse yang akan datang," ujarnya.
Pernyataan ini menandai pertama kalinya Marvel secara terbuka mengakui bahwa karakter tersebut masih penting bagi mereka.
Sejarah Kontroversial Spider-Girl
Mayday Parker adalah putri Peter Parker dan Mary Jane dalam alur waktu alternatif "What If?" yang diciptakan oleh Tom DeFalco dan Ron Frenz.
>>> 5 Serial Sci-Fi Kultus yang Jarang Dibahas, Padahal Layak Ditonton
Komiknya sempat bertahan berkat kampanye penggemar, tetapi akhirnya dibatalkan setelah cerita kontroversial "One More Day" pada 2007.
"One More Day" menghapus pernikahan Peter dan Mary Jane dari alur utama Marvel, yang membuat timeline Mayday menjadi mustahil.
Banyak penggemar percaya bahwa editor Marvel saat itu, Joe Quesada, sengaja menyingkirkan Spider-Girl karena ia menentang pernikahan Spider-Man.
Setelah pembatalan pada 2010, Mayday hanya muncul dalam cameo di event Spider-Verse.
Kini, DeFalco akan kembali menulis Spider-Girl untuk pertama kalinya sejak 2015.
Langkah ini dianggap sebagai pengakuan diam-diam Marvel bahwa mereka telah salah memperlakukan karakter tersebut.
>>> Tiga Tahun Rilis, Thriller Militer Guy Ritchie Jadi Hit di Hulu
Penggemar berharap cerita baru ini akan memberikan keadilan bagi Mayday Parker dan memperbaiki kesalahan masa lalu.