Birds of Prey merupakan tim penting dalam DC Comics yang beranggotakan pahlawan wanita kuat.
Awalnya tim ini bukanlah kelompok seperti Justice League, melainkan operasi dua orang: Oracle (Barbara Gordon) yang bekerja dari kursi roda di depan komputer raksasa, dan Black Canary sebagai agen lapangan.
>>> F-Zero: Serial Balap Legendaris Nintendo yang Telah Lama Vakum
Apa yang awalnya hanya cerita satu edisi oleh Chuck Dixon, Gary Frank, dan Jordan B. Gorfinkel, berkembang menjadi seri komik dengan banyak anggota.
Tim ini bahkan diadaptasi menjadi acara TV tahun 2000-an dan film DCEU lebih dari satu dekade kemudian.
Berikut adalah 10 anggota pertama Birds of Prey, diurutkan berdasarkan kekuatan.
10. Lady Blackhawk (Zinda Blake)
Lady Blackhawk memiliki tempat khusus dalam sejarah tim karena dialah yang memberi nama Birds of Prey.
Meskipun judul komik sudah menggunakan nama itu, tim tidak pernah menggunakannya di dalam dunia komik hingga Birds of Prey #86 (2005) ketika Lady Blackhawk mengusulkannya.
Ia adalah anggota resmi keempat, bergabung di Birds of Prey #75 (2004) oleh Gail Simone dan Ed Benes.
Sebagai pilot Blackhawks dari tahun 1940-an yang terlempar waktu, Zinda Blake tidak memiliki kekuatan super, tetapi ia adalah salah satu pilot terbaik di dunia DC dan ahli menembak dengan dua pistol.
Ia bisa menerbangkan hampir semua pesawat dan menjadi andalan Birds of Prey saat perlu bepergian jauh dengan cepat.
Namun, ia berada di peringkat terakhir dalam hal kekuatan karena hanya pahlawan dengan dua pistol.
9. Judomaster (Sonia Sato)
Judomaster adalah Sonia Sato, orang ketiga yang menggunakan nama kode itu di DC Comics.
Ia debut di Birds of Prey #100 (2007) oleh Gail Simone dan Nicola Scott sebagai anggota ketujuh, setelah Oracle merekrutnya untuk misi pembobolan penjara di Meksiko.
Berbeda dengan Lady Blackhawk, Judomaster memiliki kekuatan metamanusia berupa "medan penghindaran" yang membuat serangan yang diarahkan padanya meleset total.