Era 2000-an menjadi salah satu masa keemasan bagi industri manga. Banyak cerita brilian lahir saat itu, namun tidak semuanya mendapat sorotan layak.
Beberapa judul justru nyaris sempurna dari segi cerita, karakter, dan ilustrasi. Sayangnya, popularitas mereka kalah dibanding karya mainstream lain.
>>> 7 Episode Star Trek: TNG yang Kontroversial dan Tak Akan Tayang di Era Modern
Berikut tujuh manga 2000-an yang hampir sempurna namun jarang diperbincangkan.
Karya yang Layak Diapresiasi
Salah satu contohnya adalah Yotsuba&! karya Kiyohiko Azuma.
Manga ini mengikuti keseharian Yotsuba, seorang gadis kecil penuh energi, yang tinggal di pinggiran kota.
Dengan gaya seni sederhana dan humor hangat, Yotsuba&! berhasil menyajikan petualangan sehari-hari yang menggemaskan.
Namun, popularitasnya tidak setinggi judul lain dari era yang sama.
>>> 10 Kostum Terbaik Rogue, Diurutkan dari yang Paling Ikonik
Selain itu, ada juga manga seperti Planetes yang mengangkat tema luar angkasa dengan pendekatan realistis. Ceritanya tentang kru pembersih puing antariksa yang penuh liku.
Planetes mendapat pujian kritis karena penggambaran sains yang akurat dan karakter yang kompleks. Meski begitu, manga ini masih jarang disebut dalam diskusi mainstream.
Judul lain yang patut disebut adalah Beck, manga tentang perjalanan band rock remaja. Beck tidak hanya menyajikan musik, tetapi juga drama persahabatan dan perjuangan meraih mimpi.
Meskipun memiliki adaptasi anime, Beck masih kurang dikenal dibandingkan manga musik lain seperti Nodame Cantabile.
>>> Overhated & Underrated: Jumper, Film Sci-Fi 2000-an yang Gagal Namun Layak Diapresiasi
Manga-manga ini membuktikan bahwa kualitas tidak selalu berbanding lurus dengan popularitas. Bagi penggemar yang mencari cerita mendalam dan unik, ketujuh judul ini layak untuk dicoba.
