Akhir cerita yang memuaskan adalah hal langka dalam dunia anime. Banyak serial justru menuai kritik karena finalenya dianggap mengecewakan.
Namun, ada beberapa anime yang berhasil memberikan penutup sempurna, dengan kehilangan dan keuntungan yang bermakna, pertarungan spektakuler, serta jawaban atas pertanyaan yang mengganjal.
>>> Stephen King Puji Serial Apple TV: Seperti Hitchcock Kembali
Devilman Crybaby: Kehancuran Total
Devilman Crybaby mungkin adalah anime paling nihilistik. Dalam 10 episode, kekacauan terjadi begitu cepat.
Akira berubah menjadi Devilman dan berusaha menyelamatkan manusia, tetapi usahanya sia-sia karena campur tangan Ryo.
Di episode akhir, Bumi sudah hancur. Manusia saling bunuh karena paranoia, dan Akira pun tewas dipotong menjadi dua oleh Ryo.
Adegan terakhir yang menghantui, saat Ryo menyadari perbuatannya, menjadi alegori yang pedih tentang genosida dan prasangka.
Death Note: Keadilan untuk Light
Death Note menutup cerita dengan ledakan ketegangan. Pertarungan terakhir Light dan Near di Yellow Box Warehouse memuncak saat Light mengaku sebagai Kira.
Namun, Near memiliki Death Note asli, yang menyebabkan kematian Light dan Mikami. Ryuk, seperti yang diramalkan di episode pertama, menulis nama Light dan mengakhiri pemerintahannya.
Anime mengubah sedikit akhir dari manga. Dalam anime, Light melarikan diri dari gudang dan mati di tangga, mengingat masa lalunya.
Di manga, ia mati di dalam gudang dengan lebih memelas.
Mob Psycho 100: Pahit namun Penuh Harapan
Shigeo Kageyama adalah esper terkuat, tetapi akhir ceritanya menunjukkan bahwa kekalahan pun bisa membawa pertumbuhan.
Di final, ia harus mengalahkan dirinya sendiri dengan mengingat cinta pada orang-orang di sekitarnya. Setelah kembali ke wujud manusia, ia berniat mengaku pada Tsubomi, namun ditolak.
Adegan Shigeo menangis memang memilukan, tetapi itulah yang ia butuhkan untuk dewasa. Di adegan terakhir, ia tertawa bahagia bersama rekan-rekannya, kontras dengan dirinya yang dulu tanpa emosi.
