⌂ Beranda News Update Mengejutkan Setelah 15 Tahun, Game Fighting Legendaris Justru Rusak

Update Mengejutkan Setelah 15 Tahun, Game Fighting Legendaris Justru Rusak

Update Mengejutkan Setelah 15 Tahun, Game Fighting Legendaris Justru Rusak
Tangkapan layar pertarungan Ultimate Marvel vs Capcom 3 menampilkan karakter Phoenix
A A Ukuran Teks16px

Setelah lebih dari 15 tahun, game fighting legendaris Ultimate Marvel vs. Capcom 3 (UMvC3) akhirnya menerima pembaruan Steam yang mengejutkan.

Namun, patch yang dirilis pada Juni 2026 ini justru menuai kontroversi karena merusak beberapa mekanik inti karakter.

>>> 5 Hal yang Tidak Masuk Akal tentang T-1000 di Terminator 2

Pembaruan tersebut hanya mencakup dua poin utama: perbaikan bug umum dan verifikasi kompatibilitas dengan Windows 11. Namun, dampaknya jauh lebih besar dari yang diperkirakan.

Perubahan Mekanik yang Kontroversial

Karakter yang paling terdampak adalah Phoenix.

Sejak patch, Phoenix tidak bisa lagi memasuki mode Dark Phoenix saat kehabisan darah dengan lima bar super meter.

Ini adalah mekanik yang menjadi andalan pemain selama bertahun-tahun.

>>> Sutradara Baru Black Clover Ungkap Perubahan Besar di Musim Kedua

Selain itu, teknik screen lock milik Nova dan 'Kubota Escape' juga dihapus. Namun, perubahan pada Phoenix dianggap paling signifikan karena menghilangkan strategi inti yang sudah mapan.

Banyak yang menduga bahwa penghapusan Dark Phoenix adalah kesalahan, bukan niat pengembang. Capcom belum memberikan pernyataan resmi mengenai hal ini.

Dampak pada Komunitas dan Masa Depan Game

Komunitas UMvC3 yang masih aktif bereaksi keras terhadap perubahan ini. Beberapa pemain berharap Capcom akan merilis patch perbaikan untuk mengembalikan Dark Phoenix.

Meskipun kontroversial, pembaruan ini memicu spekulasi tentang kemungkinan adanya balance patch yang lebih besar di masa depan. UMvC3 dikenal memiliki kesenjangan besar antara karakter kuat dan lemah.

>>> Toy Story 5 Diprediksi Pecahkan Rekor Box Office Franchise Akhir Pekan Ini

Jika Capcom benar-benar berencana mendukung game ini lebih lanjut, perubahan keseimbangan bisa menjadi angin segar bagi salah satu game fighting paling dicintai sepanjang masa.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru