⌂ Beranda › News › Mantan Bos PlayStation Kritik Kepemimpinan Xbox
News

Mantan Bos PlayStation Kritik Kepemimpinan Xbox

Shawn Layden mantan kepala PlayStation
A A Ukuran Teks16px

Shawn Layden, mantan bos PlayStation, melontarkan kritik tajam terhadap kepemimpinan Xbox saat ini.

Dalam beberapa hari terakhir, Xbox berada dalam posisi sulit setelah pengumuman "reset" oleh kepala Xbox Asha Sharma pekan lalu.

Langkah tersebut dikhawatirkan berujung pada penutupan studio seperti Compulsion Games, Double Fine, dan Ninja Theory.

Menanggapi unggahan di media sosial, Layden mengatakan bahwa para pemimpin Xbox tidak memahami cara kerja industri game.

Ia menegaskan tidak bermaksud membenci, tetapi menilai keputusan yang diambil menunjukkan ketiadaan rencana yang jelas.

"Langkah-langkah itu menunjukkan kesalahpahaman mendasar tentang bagaimana dunia hiburan interaktif bergerak," tulis Layden.

Layden memimpin PlayStation dari 2014 hingga 2019, masa kejayaan PS4 dengan game seperti God of War, Bloodborne, dan Marvel's Spider-Man.

Pengalaman suksesnya membuat kritiknya berbobot dan menunjukkan kemungkinan ia benar.

Situasi Xbox diperkirakan akan memburuk sebelum membaik, dengan PHK dan perubahan besar dalam waktu dekat.

Meski demikian, Xbox masih memiliki jadwal rilis kuat seperti Halo: Campaign Evolved, Gears of War: E-Day, dan Call of Duty: Modern Warfare 4.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru