Tidak semua seri novel thriller semakin baik seiring bertambahnya jumlah buku. Beberapa judul terkenal justru mencapai puncak di novel pertamanya.
Fenomena ini wajar karena thriller sering mengandalkan kejutan besar. Semakin akrab pembaca dengan karakter, semakin sulit penulis menyembunyikan twist.
>>> 10 Tim Kreatif X-Men Terbaik Sepanjang Masa
The Thursday Murder Club – Richard Osman
Seri The Thursday Murder Club mengikuti sekelompok pensiunan yang memecahkan kasus dingin di panti jompo. Premisnya unik dan karakternya kaya.
Namun, buku-buku berikutnya membuat karakter terlalu berlebihan hingga menjadi karikatur. Humor halus di buku pertama sulit ditemukan di sekuel.
The Housemaid – Freida McFadden
The Housemaid (2022) adalah novel psikologis dengan twist besar di tengah cerita. Kesuksesannya memicu adaptasi film dan dua sekuel.
Masalahnya, twist buku pertama bergantung pada rahasia masa lalu tokoh utama. Begitu pembaca tahu, sekuel seperti The Housemaid's Secret menjadi mudah ditebak.
>>> 5 Lagu Penjahat Disney Paling Underrated Sepanjang Masa
Tidak heran sebagian besar karya McFadden lainnya adalah cerita mandiri, bukan seri.
You – Caroline Kepnes
You (2014) mendapat pujian kritis, termasuk dari Stephen King, karena sudut pandang unik dari seorang penguntit. Pembaca merasa nyaman berada di pikiran Joe Goldberg.
Setelah mengetahui sejauh mana Joe bisa bertindak, sekuel seperti Hidden Bodies dan You Love Me kehilangan elemen kejutan.
>>> The God Slayer: RPG Elemen Mirip Avatar yang Paling Mendekati Impian Fans
Daya tarik utama buku pertama sulit diulang.