Versi kedua asal nama Blora menyebut bahwa nama ini berasal dari kata "belor," yang berarti "lumpur." Secara etimologi, Blora dapat dipecah menjadi "wai" (air) dan "lorah" (jurang atau tanah rendah).
Dengan berjalannya waktu, kata "Wailorah" berubah menjadi "Bailorah," kemudian "Balora," dan akhirnya menjadi "Blora." Jadi, dalam versi ini, nama Blora memiliki arti "tanah rendah berair."
Kedua versi asal nama Blora mengandung nilai-nilai sejarah dan budaya yang menarik, mencerminkan kekayaan warisan dan identitas daerah ini.***