Warner Bros. resmi mengakuisisi hak adaptasi dari seri buku young adult (YA) dystopia populer, Shatter Me, karya Tahereh Mafi.
Langkah ini disebut sebagai jawaban Warner Bros. atas kesuksesan waralaba The Hunger Games yang masih berlanjut hingga kini.
>>> 53 Tahun Kemudian, Serial Paling Kurang Dihargai dari Sang Legenda Dapatkan Rilis Resmi Baru
Dilansir Variety, seri Shatter Me terdiri dari 11 buku, termasuk enam novel utama dan lima novela.
Seri ini pertama kali debut pada 2011 dengan novel Shatter Me dan menjadi fenomena di BookTok.
Cerita berpusat pada Juliette Ferrars, seorang remaja dengan sentuhan mematikan yang melawan pemerintahan totaliter bernama The Reestablishment.
Potensi Waralaba Besar
Dengan banyaknya materi sumber, Shatter Me berpotensi menjadi waralaba besar bagi Warner Bros.
Seri ini telah meluas dengan spin-off Watch Me yang dirilis 2025, diikuti Release Me pada April, dan Escape Me yang dijadwalkan September.
>>> Black Clover Season 2 Siap Hadir dengan Perubahan Besar
Spin-off tersebut berlatar sekitar satu dekade setelah peristiwa buku terakhir seri utama.
Mafi menyatakan kegembiraannya dapat menghadirkan dunia Shatter Me ke layar lebar dengan cara yang menghormati penggemar.
Dunia dystopia yang dibangun dengan kaya disebut-sebut memiliki kedalaman serupa dengan The Hunger Games.
Genre dystopia sendiri tengah mengalami kebangkitan, dengan kelanjutan film The Hunger Games dan novel baru Sunrise on the Reaping.
>>> Disney Rilis Trailer Hexed, Film Sihir Pengganti Witch Hat Atelier
Selain itu, seri Divergent juga akan kembali lewat novel The Sixth Faction dari Veronica Roth.
