Kepulangan Mark Ruffalo sebagai Bruce Banner/Hulk di Spider-Man: Brand New Day menjadi momen yang dinantikan penggemar MCU.
Ini adalah penampilan pertamanya di film Spider-Man dan penampilan layar lebar pertamanya sejak Avengers: Endgame (2019).
>>> Trailer Avengers: Doomsday Dikabarkan Rilis Lebih Cepat, Benarkah?
Avengers: Endgame memperkenalkan Smart Hulk, versi Hulk yang cerdas dan tenang. Namun, keputusan itu justru dianggap sebagai langkah keliru karena menghilangkan konflik internal yang membuat karakter Hulk menarik.
Masalah Hulk di MCU
MCU kesulitan menentukan arah cerita Hulk karena hak film solonya dimiliki Universal. Akibatnya, Hulk hanya muncul dalam film tim atau cerita karakter lain.
Konflik utama dalam kisah Hulk sebenarnya bukan melawan musuh eksternal, melainkan pertarungan batin antara Bruce Banner dan Hulk.
Pertarungan inilah yang menjadi fokus film Hulk 2003 dan The Incredible Hulk 2008.
Setelah kehilangan dari Thanos di Avengers: Infinity War, Hulk menolak muncul. Lima tahun kemudian, Banner berhasil menggabungkan kedua entitas tersebut menjadi Smart Hulk.
Smart Hulk memang membantu dalam Time Heist, tetapi tanpa konflik batin, karakter ini menjadi datar dan tidak menarik.
Tidak ada lagi perjuangan yang membuat penonton peduli.
>>> Arc Terbaru Hunter x Hunter Dikabarkan Semakin Dekat dengan Akhir Cerita
Kembalinya Hulk Liar
Spider-Man: Brand New Day mengembalikan elemen yang hilang tersebut. Bruce Banner mengembangkan inhibitor untuk menekan Hulk, tetapi Jean Grey mengambil alih pikirannya dan melepas inhibitor itu.
Hulk berubah menjadi Savage Hulk, versi yang lebih liar dan kuat. Peter Parker bahkan terkejut melihat ukuran Hulk yang sebesar itu.
Savage Hulk terakhir kali terlihat di Avengers: Age of Ultron saat melawan Hulkbuster. Adegan pertarungannya melawan Spider-Man dan Punisher menjadi salah satu momen paling seru dalam film.
Dengan kembalinya Savage Hulk, status quo karakter ini kembali ke akar. Bruce juga menyebutkan bahwa ia tidak setuju dengan inhibitor universal, membuka kemungkinan ia tidak akan menggunakannya lagi.
Ini menyiapkan konflik batin Bruce vs Hulk yang akan menjadi pusat cerita saat Hulk muncul lagi di masa depan MCU, mungkin di Avengers: Secret Wars.
MCU harus menghindari pengulangan pola yang sama dan mengeksplorasi sisi baru, seperti bagaimana Bruce menghadapi kehilangan kendali setelah lama memilikinya, atau Hulk yang mencoba keluar meski Bruce tidak marah.
Ada juga kemungkinan kerja sama dengan Universal untuk film solo Hulk, seperti yang dilakukan dengan Sony untuk Spider-Man.
>>> Manga One-Shot Terbaru Kreator My Hero Academia Layak Dilanjutkan
Spider-Man: Brand New Day kini telah tayang di bioskop.