Belakangan ini, Game of Thrones dan The Walking Dead membuktikan hal yang sama.
Tetapi seiring kebiasaan menonton menjadi lebih cepat dan berpusat pada streaming, tidak ada yang mau membuang waktu lagi.
Urutan pembuka secara bertahap menjadi penghalang.
Dan jujur saja, sulit untuk menyalahkan siapa pun, karena sangat sedikit orang yang antusias menonton menit yang sama persis sebelum setiap episode.
Jadi bagaimana Anda mendapatkan yang terbaik dari kedua dunia?
Bagaimana Anda membuat opening yang berkesan sekaligus membuat penonton benar-benar ingin menontonnya?
Dalam wawancara baru-baru ini dengan Los Angeles Times, para kreator acara menjelaskan bagaimana ide itu muncul.
"Chuck (Lorre) terus berkata, 'Mari kita lakukan sesuatu yang orang tidak berani lewati, jadi hal pertama adalah [judul pembuka] berubah karena jika sama, itu bisa dilewati,'" ungkap Bill Prady.
>>> Dua Tahun Berlalu, Warisan My Hero Academia Masih Hidup
Tujuan di balik Stuart Fails to Save the Universe adalah untuk memecahkan konvensi fiksi ilmiah tradisional dengan cara yang inventif, dan karena pembuka dimaksudkan sebagai bagian dari pengalaman keseluruhan, mereka merasa itu juga harus menantang konvensi TV.
Pola pikir itu membentuk segalanya—dari visual hingga musik dan bahkan judul episode.
Jika Anda memperhatikan, Anda mungkin menyadari bahwa lagu tema tidak persis sama setiap minggu.
Danny Elfman, yang juga menggubah musik ikonik untuk The Simpsons dan Wednesday, diberi kebebasan kreatif yang luas untuk terus menciptakan ulang lagu tersebut.
Prady juga menjelaskan bahwa setiap judul episode mengandung spoiler kecil tentang apa yang akan terjadi.
Namun, leluconnya adalah spoiler tersebut hampir tidak berarti dan murni menjadi bagian dari humor meta pembuka, karena membocorkan detail plot telah menjadi salah satu dosa terbesar TV.
Episode 1 berjudul "Spoiler: Gary Dies," sementara Episode 2 disebut "Spoiler: Zack's in This One."
Ini hampir seperti acara itu mengolok-olok penontonnya sendiri.
Lebih dari segalanya, pembuka dirancang untuk memberi penghargaan kepada pemirsa yang benar-benar memperhatikan.