⌂ Beranda News Keunggulan Utama Spin-Off The Big Bang Theory Berubah Setiap Minggu Tanpa Disadari Penonton

Keunggulan Utama Spin-Off The Big Bang Theory Berubah Setiap Minggu Tanpa Disadari Penonton

Keunggulan Utama Spin-Off The Big Bang Theory Berubah Setiap Minggu Tanpa Disadari Penonton
Ilustrasi: Keunggulan Utama Spin-Off The Big Bang Theory Berubah Setiap Minggu Tanpa Disadari Penonton
A A Ukuran Teks16px

Setiap spin-off selalu menghadapi ujian tak tertulis: sehebat apa pun idenya, ia akan selalu dibandingkan dengan seri aslinya.

Ketika menyangkut acara yang telah melahirkan dua cabang, tekanannya semakin besar.

>>> 5 RPG Klasik yang Bisa Dimainkan Lebih dari 100 Jam

The Big Bang Theory adalah salah satu sitkom terbesar dalam sejarah TV, berjalan selama dua belas musim dengan karakter yang tak terlupakan dan cerita penuh referensi budaya geek.

Saat Stuart Fails to Save the Universe diumumkan, ekspektasi pun tinggi, terutama karena berpusat pada karakter sampingan dan cerita fiksi ilmiah bertema multiverse.

Untungnya, acara ini berhasil memenangkan hati penggemar sejak awal—tetapi ada satu detail yang lebih baik lagi.

Alih-alih bergantung sepenuhnya pada keakraban penonton dengan alam semesta ini, spin-off ini menemukan cara kreatif yang mengejutkan untuk membuat setiap episode terasa sedikit berbeda.

Tergantung cara Anda menonton TV, Anda mungkin melewatkannya.

Mengapa? Karena bagian itulah yang paling sering dilewati orang di hampir setiap acara.

Opening Stuart Fails to Save the Universe Adalah Bagian Terbaik dari Seluruh Acara

Ya, bagian yang biasanya otomatis dilewati penonton saat episode dimulai justru menjadi bagian yang paling dirancang dengan cermat dalam Stuart Fails to Save the Universe.

Itu karena bagian tersebut benar-benar berubah di setiap episode.

Alih-alih sekadar memperkenalkan acara, opening ini menjadi perpanjangan dari cerita itu sendiri, terus-menerus menukar elemen visual, menambahkan informasi baru, dan bermain langsung dengan penonton.

Opening ini menampilkan pesan referensial tentang acara itu sendiri dan pada dasarnya berubah menjadi percakapan dengan pemirsa tentang fakta bahwa mereka sedang menonton seri ini, bahkan bagian opening-nya.

Ini murni memecah dinding keempat dan humor meta, dan itu cara yang cerdas untuk mengakui bagaimana orang mengonsumsi acara TV saat ini.

Selama bertahun-tahun, opening TV adalah bagian besar dari identitas sebuah acara.

Anda hanya perlu mendengar beberapa detik musiknya untuk langsung tahu acara apa yang sedang diputar—Friends, The Fresh Prince of Bel-Air, The X-Files, dan The Simpsons adalah contoh sempurna.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru