Sadie Sink resmi menjadi Jean Grey di Spider-Man: Brand New Day. Ini adalah ketiga kalinya karakter mutan telepatis ini tampil di layar lebar.
Dalam film, Jean Grey berubah dari sosok antagonis menjadi korban keadaan, lalu menjadi sekutu Peter Parker. Perubahan ini membuatnya unik dan cocok dengan MCU.
>>> GTA 6: Keheningan Rockstar Memicu Masalah Besar yang Harus Diatasi
Asal-usul Jean Grey yang Lebih Sederhana
Di MCU, asal-usul Jean Grey tidak dijelaskan secara detail. Ia hanya digambarkan hidup normal sebelum kekuatan psikisnya muncul.
Setelah kekuatannya muncul, ia dan saudarinya Sara diusir oleh ibu mereka, Elaine Grey. Damage Control kemudian membawa Sara pergi, memicu konflik utama film.
Di komik Earth-616, masa lalu Jean jauh lebih traumatis. Ia menyaksikan kematian sahabatnya, Annie Richardson, yang memicu kekuatan mutant-nya dan membuatnya mengalami sensasi kematian secara real-time.
Perubahan ini menyederhanakan latar belakang Jean agar lebih mudah dicerna penonton, tetapi tetap mempertahankan unsur kesedihan.
Sara Grey yang Kini Telepatis
Dalam komik, Sara Grey adalah kakak perempuan Jean yang tidak memiliki kekuatan mutant. Ia hanya berperan sebagai elemen dunia Jean dan akhirnya tewas.
Di MCU, Sara (diperankan Olivia Booth-Ford) memiliki kekuatan telepati yang sama dengan Jean. Ia bahkan mengajari Jean cara menggunakan kekuatannya.
Sara menjadi motivasi utama Jean dalam film. Setelah ditangkap dan disiksa oleh Damage Control, ia mengirim pesan terakhir yang memicu Jean untuk memburu mereka.
Perubahan ini memberi Jean koneksi pribadi yang kuat dengan cerita, sekaligus menghubungkannya dengan Peter yang baru kehilangan keluarga.
>>> 10 Tahun Berlalu, Warisan The Promised Neverland Masih Ternoda oleh Anime yang Gagal
Jean Grey di MCU tidak langsung menjadi pahlawan. Ia digambarkan bermoral abu-abu, bahkan membahayakan orang lain demi tujuannya.
Di komik, Jean sebagai Marvel Girl cenderung lebih tenang dan damai. Namun di film, ia bermain-main dengan Spider-Man dan menyebabkan kecelakaan.
Meski demikian, penonton bisa memahami alasannya karena ia melakukan semua itu demi saudarinya. Damage Control tetap menjadi penjahat utama.
Pengenalan Jean yang kontroversial ini mungkin menjadi sinyal bagaimana MCU akan memperkenalkan mutant lain di masa depan.
Salah satu perubahan terbesar adalah Jean tidak memiliki koneksi dengan X-Men. Di MCU, tim X-Men belum terbentuk.
Alih-alih berinteraksi dengan rekan mutant, Jean lebih banyak bersama Spider-Man, Punisher, dan Hulk. Ini adalah langkah lambat untuk memperkenalkan mutant secara bertahap.
Keputusan ini sempat membuat penggemar khawatir, tetapi setelah film rilis, alasan Marvel menjadi jelas: mereka ingin penonton terbiasa dengan mutant sebelum membentuk tim.
>>> Kreator Fairy Tail Bocorkan Sedang Siapkan Karya Baru
Charles Xavier mungkin akan membentuk X-Men setelah Avengers: Secret Wars, sebagai respons terhadap peristiwa yang terjadi.
