⌂ Beranda News Halloween H20: Reboot yang Menyelamatkan Sekaligus Menjerat Franchise

Halloween H20: Reboot yang Menyelamatkan Sekaligus Menjerat Franchise

Halloween H20: Reboot yang Menyelamatkan Sekaligus Menjerat Franchise
Ilustrasi: Halloween H20: Reboot yang Menyelamatkan Sekaligus Menjerat Franchise
A A Ukuran Teks16px

Film ini kembali menempatkan dirinya pada posisi yang sama seperti Halloween 2, yaitu akhir yang definitif.

Hal ini memaksa penulis untuk mencari cara menghidupkan kembali Michael Myers. Sekuelnya, Halloween: Resurrection (2002), hadir dengan retcon yang diprediksi dan mengecewakan, meskipun Michael Myers tetap hidup.

Namun, preseden reboot telah tercipta.

Canon menjadi opsional, membuat penulis dan sutradara di masa depan merasa tidak terikat pada sekuel lama jika mereka bisa memulai kembali sesuka hati.

Setelah Resurrection, tim kreatif enggan kembali ke era H20. Siklus reboot pun berlanjut dengan Rob Zombie pada 2007, yang menghadirkan energi grindhouse khasnya.

Film ini sukses besar di box office.

Sayangnya, sekuel-sekuelnya mengalami penurunan kualitas. Franchise ini kembali berganti tangan dengan reboot baru pada 2017, yang kembali berjudul Halloween.

Film ini adalah sekuel langsung dari film orisinal 1978, mengabaikan semua film lain.

>>> Peringkat 10 Robot Transformer Terkuat Era G1

Reboot 2017 melahirkan dua sekuel, namun seperti trilogi Rob Zombie, setiap sekuelnya semakin melemah. Reboot seharusnya menyegarkan properti, namun Halloween terjebak dalam neraka reboot yang membuatnya sulit berkembang.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru