Dekade 1980-an merupakan periode krusial bagi perkembangan genre role-playing game (RPG).
Banyak elemen yang kini menjadi ciri khas genre ini lahir pada era tersebut, saat para pengembang berusaha menerjemahkan pengalaman RPG meja ke dunia digital.
>>> Serial Sci-Fi 'Silo' Akan Hilang dari Prime Video, Pindah ke Apple TV+
Meskipun seri populer seperti Ultima, Dragon Quest, Final Fantasy, dan Wizardry kerap mendapat perhatian, ada sejumlah game penting lainnya yang layak dikenang.
Pool of Radiance: Pelopor Seri "Gold Box"
Strategic Simulations, Inc. (SSI) adalah salah satu kreator RPG ternama di era '80-an, terutama berkat adaptasinya dari Dungeons & Dragons.
Pool of Radiance, game pertama dalam seri "Gold Box" legendaris, memperkenalkan mesin game khas mereka yang mengadaptasi aturan Advanced Dungeons & Dragons.
Meskipun memiliki kekurangan seperti waktu muat yang lambat, Pool of Radiance menjadi game wajib bagi penggemar RPG pada akhir '80-an.
Seri Gold Box terus sukses, mencapai puncaknya dengan Neverwinter Nights pada 1991 yang menjadi MMO awal.
Dungeon Master: Revolusi Dungeon Crawling
Dungeon Master dari FTL Games menjadi pionir awal dalam dungeon crawling sudut pandang orang pertama.
Game ini mendorong genre melampaui pertarungan berbasis giliran menuju pertarungan waktu nyata (real-time) atau mendekati Active Time Battles.
Secara visual mengesankan pada masanya, Dungeon Master memungkinkan pemain meningkatkan kemampuan melalui penggunaan skill, bukan hanya poin pengalaman.
Sistem peracikan mantra yang unik juga menjadikannya salah satu RPG paling ambisius di akhir '80-an.
Game ini menjadi fondasi bagi seri seperti The Elder Scrolls, namun jarang dibicarakan saat ini.
Sid Meier's Pirates: Kebebasan di Laut Karibia
Sid Meier's Pirates! , dirilis pada 1987, merupakan versi awal dari RPG dunia terbuka.
>>> Film Adaptasi Anime The Matrix Sutradara Wachowskis Kini Gratis di YouTube
Pemain berperan sebagai tokoh di Karibia era bajak laut dengan kebebasan untuk melakukan hampir apa saja, baik menjadi bajak laut maupun memburunya.