⌂ Beranda News Kekecewaan Beast of Reincarnation, Kekhawatiran untuk Pokemon Winds and Waves

Kekecewaan Beast of Reincarnation, Kekhawatiran untuk Pokemon Winds and Waves

Kekecewaan Beast of Reincarnation, Kekhawatiran untuk Pokemon Winds and Waves
Ilustrasi: Kekecewaan Beast of Reincarnation, Kekhawatiran untuk Pokemon Winds and Waves
A A Ukuran Teks16px

Beast of Reincarnation terlihat sebagai kesempatan lain untuk melihat kemampuan studio di luar kerangka kerja yang sudah mapan.

Namun, ulasan menunjukkan bahwa ambisi tersebut tidak selalu diimbangi dengan eksekusi yang baik.

Meskipun beberapa elemen dipuji, banyak kritik dilayangkan pada penceritaan yang samar, dunia yang kurang berkembang, pertarungan repetitif, variasi musuh yang terbatas, pola serangan yang dapat diprediksi, dan bos yang mengecewakan.

Masalah yang Perlu Diperhatikan Pokemon

Hal yang paling mengganggu bukanlah bahwa Beast of Reincarnation adalah game yang buruk, tetapi ulasannya menunjukkan adanya ide-ide bagus di dalamnya.

Koo muncul sebagai salah satu elemen terkuat, dunia bisa jadi memukau secara visual, dan pertarungan memiliki potensi taktis yang cukup untuk menjadi fondasi yang menarik.

>>> Studio BONES Tertarik Adaptasi Cerita Horor Baru dari Kreator My Hero Academia

Kesan awal juga positif, menyoroti mekanik parry, eksplorasi, dan arahan seni.

Namun, kekuatan tersebut tidak berkembang menjadi pengalaman action RPG yang lebih dalam seperti yang dijanjikan premisnya, dan terasa membosankan seiring berjalannya waktu.

Fenomena ini terdengar familier bagi siapa saja yang telah mengikuti Pokemon selama bertahun-tahun.

Game Freak berulang kali menunjukkan kemampuan menciptakan ide-ide hebat tanpa selalu memberikan kedalaman, polesan, atau penyempurnaan teknis yang layak.

Sistem pertarungan Pokemon tetap sangat dalam, tetapi petualangan single-player di sekitarnya sering kali kesulitan menandingi kedalaman tersebut.

Hal ini menjadi krusial karena Pokemon Winds dan Pokemon Waves tidak hanya diposisikan sebagai dua game biasa, melainkan generasi berikutnya dan penanda tonggak sejarah penting.

Ada perbedaan antara memiliki fitur ambisius dan mengetahui cara membuat fitur-fitur tersebut bekerja sama. Beast of Reincarnation memiliki dunia pasca-apokaliptik, pertarungan aksi, eksplorasi, sistem pendamping, dan presentasi sinematik.

Namun, beberapa elemen ini tidak mencapai potensi penuhnya.

Inilah yang menimbulkan kekhawatiran tentang game Pokemon dunia terbuka yang dipenuhi pulau, lautan, ekosistem, tantangan lingkungan, dan eksplorasi.

Penulis tidak ingin Winds and Waves hanya memiliki lebih banyak sistem, tetapi sistem-sistem tersebut harus saling memperkuat dan membuat dunia terasa lebih kaya.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru